PROHABA.CO, ACEH TIMUR - Kecelakaan maut akibat tabrak lari yang menewaskan seorang kakek atau lansia di Kabupaten Aceh Timur akhirnya berhasil diungkap jajaran kepolisian.
Berbekal analisis puluhan kamera pengawas (CCTV) dan aksi pengejaran maraton menembus berbagai kabupaten/kota, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur sukses meringkus sang pengemudi yang sempat berupaya melarikan diri dari tanggung jawab.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sulaiman (76), seorang petani yang berdomisili di Dusun Jeumpa, Desa Geleumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur.
Kakek 76 tahun tersebut menghembuskan napas terakhirnya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat hantaman keras mobil berkecepatan tinggi.
Baca juga: Sepekan Buron, Sopir Truk Pelaku Tabrak Lari yang Sebabkan 1 Korban Meninggal di Bireuen Ditangkap
Kasatlantas Polres Aceh Timur, AKP Aditya Hadmanto, mengonfirmasi detail peristiwa maut tersebut pada Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan bahwa musibah terjadi pada siang hari di jalur lurus lintas Medan–Banda Aceh kawasan Gampong Geleumpang Payong.
Kala itu, korban yang merupakan pejalan kaki sedang berusaha menyeberangi jalan.
Namun secara mendadak, meluncur mobil penumpang Toyota Kijang Innova warna hitam metalik dengan nomor polisi BK 1724 AEL dari arah Medan menuju Banda Aceh.
Karena kendaran dipacu dalam kecepatan tinggi, benturan hebat pun tak terelakkan.
"Bukannya berhenti dan memberikan pertolongan, pengemudi mobil justru memacu kendaraannya kian kencang ke arah Banda Aceh untuk kabur dari tanggung jawab.
Pelaku meninggalkan korban begitu saja dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di jalan," ungkap AKP Aditya.
Menerima laporan dari Polsek Peureulak Timur, Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Aceh Timur langsung melancarkan penyelidikan intensif.
Guna melacak jejak kaburnya kendaraan pelaku, petugas menganalisis rekaman dari 20 titik kamera CCTV yang tersebar di sepanjang 50 kilometer jalur arteri Medan–Banda Aceh.
Langkah ini diselaraskan dengan koordinasi intensif bersama Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Aceh.
Baca juga: Dua Siswa SMK PPN Saree Raih Juara LKS Nasional 2026 di Banten
Hasil analisis tajam tersebut akhirnya berhasil membedah identitas pengemudi, yakni pria berinisial SH (30), seorang sopir asal Kabupaten Bener Meriah.
Saat insiden terjadi, SH diketahui sedang membawa seorang penumpang berstatus mahasiswa berinisial TH (24).
Tak ingin buruannya lepas, Tim Unit Gakkum yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas segera bergerak cepat melakukan perburuan maraton.
Aksi kejar-kejaran ini membentang menembus sejumlah wilayah lintas daerah di Aceh, mulai dari:
Kabupaten Aceh Utara
Kota Lhokseumawe
Kabupaten Pidie (Sigli)
Kabupaten Aceh Besar
Kota Banda Aceh
Kabupaten Aceh Tengah (Takengon) hingga ke Bener Meriah.
Pengejaran panjang yang menguras energi tersebut akhirnya membuahkan hasil manis sewaktu posisi keberadaan pelaku terdeteksi di kawasan Kabupaten Bener Meriah.
Bekerja sama dengan personel Polsek Permata, petugas berhasil menyergap SH tanpa perlawanan di kediamannya di Dusun Darussalam, Desa Bener Pepanyi, Kecamatan Permata, Bener Meriah.
Usai ditangkap, pelaku beserta barang bukti langsung digelandang ke markas kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saat ini, tersangka SH beserta barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Kijang Innova warna hitam metalik bernopol BK 1724 AEL telah kami amankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Aceh Timur guna proses hukum lebih lanjut," tegas AKP Aditya.
Atas tindakan nekatnya melarikan diri, mengabaikan keselamatan pengguna jalan lain, hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, tersangka kini terancam dijerat pasal berlapis sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).
(Serambinews.com/Maulidi Alfata)
Baca juga: PKB Aceh Utara Rekrut Pengurus Kecamatan, Ini Sosok yang Dicari
Baca juga: Kecelakaan Maut Renggut Nyawa 5 Mahasiswa KKN di Kalsel, Pikap yang Ditumpangi Ditabrak Truk Tangki
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Bireuen, Truk Fuso Tabrak Colt Diesel dan Pengendara Motor Luka Ringan