TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polisi mengaku sudah mengetahui identitas terduga pelaku pencurian pembobolan pipa minyak milik Pertamina di Jambi.
Aksi pembobolan pipa minyak Pertamina ini terjadi di Jalan Suryadarma, RT 32, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.
Kasus ini pertama kali diketahui security Pertamina pada Senin (3/8/2026) pagi.
"Yang jelas penyelidikan terus berjalan dan identitas terduga pelaku sudah kami kantongi," kata Kapolsek Kotabaru Kompol Helrawati Siregar.
Modus sewa kios
Pelaku diduga menyewa sebuah kios selama tiga hari untuk menutupi aktivitas pembobolan pipa yang berada di bawah bangunan tersebut.
Kapolsek Kotabaru Kompol Helrawati Siregar mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah petugas piket Polsek Kotabaru menerima laporan dari petugas keamanan Pertamina terkait adanya minyak hitam yang mengalir ke parit di sekitar lokasi.
“Anggota piket kami ditelepon oleh security Pertamina karena ada laporan masyarakat melihat minyak hitam mengalir di aliran got. Sekitar pukul 10.00 WIB kami bersama petugas keamanan Pertamina menelusuri sumbernya,” kata Helrawati, Senin (3/8/2026).
Baca juga: Modus Sewa Kios, Terduga Pelaku Bobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi Kabur Usai Minyak Muncrat
Baca juga: Breaking News Minyak Pertamina Dicuri dari Pipa di Jambi, Samarkan dalam Warung Papan
Penelusuran mengarah ke sebuah kios di pinggir Jalan Suryadarma. Saat kios dibongkar paksa, polisi menemukan lubang yang diduga digunakan untuk membobol pipa minyak, beserta sejumlah peralatan.
Barang bukti yang ditemukan di lokasi antara lain satu unit bor listrik, mata bor ukuran 3/4 inci, linggis, martil, gergaji, serta alat besi yang diduga digunakan untuk melubangi pipa.
“Di dalam kios itulah pembobolan dilakukan sehingga aktivitas mereka tidak terlihat warga. Namun saat minyak menyembur, mereka tidak bisa lagi menutupinya dan langsung melarikan diri,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kios tersebut baru disewa sekitar tiga hari sebelum kejadian.
Polisi menduga tempat itu memang dipersiapkan sebagai lokasi untuk membobol pipa.
“Ada warga yang melihat pelaku kabur. Saat ini identitas terduga pelaku sudah kami kantongi, namun masih dalam tahap penyelidikan,” katanya.
Helrawati menambahkan, setelah lokasi ditemukan, pihak Pertamina segera menghentikan sementara aliran minyak dan mendatangkan teknisi untuk menutup kebocoran.
Kios kemudian dihancurkan menggunakan alat berat agar proses perbaikan dapat dilakukan.
Polsek Kotabaru juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penyemprotan cairan khusus guna mencegah risiko kebakaran akibat minyak yang tumpah.
“Baunya sangat menyengat dan lokasi berada di pinggir jalan yang dikelilingi banyak kios. Karena itu penanganan dilakukan secepat mungkin agar tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Selama proses pembongkaran dan perbaikan pipa, arus lalu lintas sempat tersendat.
Namun polisi mengerahkan personel untuk mengatur kendaraan sehingga kemacetan tidak berlangsung lama.
Terkait nilai kerugian akibat pembobolan pipa tersebut, Helrawati mengatakan masih menunggu perhitungan dari pihak Pertamina.
Polisi juga masih menunggu laporan resmi dari Pertamina untuk proses hukum lebih lanjut. (Tribunjambi.com/rifani Halim)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Isu Reshuffle Memanas, Mentan Amran Pasrahkan Nasib pada Presiden Prabowo
Baca juga: Modus Sewa Kios, Terduga Pelaku Bobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi Kabur Usai Minyak Muncrat