Polisi Temukan Luka Lebam di Jasad Buruh yang Tewas di Parit Kebun Sawit Muba
taryono August 03, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Musi Banyuasin - Polisi menemukan luka lebam yang diduga akibat benturan benda tumpul pada jasad Candra (32), buruh harian lepas asal Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang ditemukan tanpa busana di dalam parit kawasan perkebunan kelapa sawit PT Hindoli Blok G.29/30, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Minggu (2/8/2026) pagi.

Baca juga: Motor Petani Dicuri saat Garap Sawah, Dua Pelaku Berhasil Dibekuk Kurang dari 24 Jam

Candra yang tercatat sebagai warga Jalan SH Wardoyo Gang Kencana, RT 007 RW 002, Kelurahan Tujuh Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, ditemukan warga sekitar pukul 06.00 WIB saat melintas di area tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Keluang sekitar pukul 08.45 WIB.

Kapolsek Keluang AKP Apriansyah SH melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean SM mengatakan, petugas Polsek Keluang bersama Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Muba langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintasi. Saat ditemukan, korban tidak memakai pakaian dan hanya menggunakan celana dalam dengan posisi tertelungkup," ujar Hutahaean, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, identitas korban diketahui setelah petugas melakukan pemeriksaan dan proses identifikasi di lokasi kejadian. Dari hasil pendataan, Candra diketahui merupakan warga Palembang yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

Berdasarkan pemeriksaan awal atau visum luar, polisi menemukan adanya tanda kekerasan berupa luka lebam pada bagian dada korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan awal atau visum luar menunjukkan adanya luka lebam yang diduga akibat benturan benda tumpul pada bagian dada korban. Namun, kita belum dapat memastikan penyebab kematian dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," ungkap Hutahaean.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk proses penanganan kasus tersebut. Sementara dari keterangan awal sejumlah pekerja dan warga sekitar, tidak ada yang mengenali korban sebelum jasadnya ditemukan di lokasi.

Hutahaean menyebut, lokasi penemuan korban yang berada jauh dari tempat tinggalnya membuat polisi menduga jasad tersebut kemungkinan tidak berada di tempat itu sejak awal.

"Korban ini sengaja dibuang di kawasan perkebunan kelapa sawit tersebut. Saat ini penyelidikan Unit Reskrim Polsek Keluang yang dibantu Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Muba masih melakukan pendalaman," katanya.

Kepolisian masih mengumpulkan informasi terkait aktivitas terakhir korban sebelum ditemukan serta menelusuri pihak-pihak yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

Polres Muba mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan korban sebelum kejadian, aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi, maupun kendaraan yang berkaitan dengan kasus tersebut agar segera melapor.

"Jika ada informasi ataupun melihat pelaku ataupun kendaraan yang dicurigai bisa memberikan informasi kepada kepolisian," imbau Hutahaean.

Sumber: TribunSumsel.com

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.