Seorang siswa MTs di Pati kehilangan dua ruas jari tangan setelah diduga dibully kakak kelas, Senin (27/7/2026).
Usai kejadian tersebut, potongan jari korban sempat dikuburkan di area sekolah atas petunjuk pihak sekolah.
Keluarga korban menolak penyelesaian damai serta meminta para pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.