BANJARMASINPOST.CO.ID - Chelsea telah mengkonfirmasi perekrutan Valentin Barco dari klub saudaranya, Strasbourg, dalam sebuah langkah yang berpotensi menimbulkan kontroversi.
Gelandang yang telah menandatangani kontrak tujuh tahun di Stamford Bridge ini, terkenal karena perselisihannya dengan Jude Bellingham setelah kekalahan Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia.
Setelah berlari ke lapangan saat peluit akhir pertandingan berbunyi, Barco merayakan dengan antusias di depan para pemain Inggris yang kecewa, alih-alih bergabung dengan rekan-rekan setimnya dari Argentina.
Hal itu memicu reaksi marah dari Bellingham, yang menghampirinya dan memukul bagian belakang kepalanya, memicu keributan.
Baca juga: Manchester City Siapkan Tawaran Rp1,2 Triliun untuk Pemain Sayap Chelsea Pedro Neto
Baca juga: Juventus Bisa Menyalin Transfer Rashford untuk Zirkee dan Dua Alternatif Chelsea, Juventini Senang
Masih harus dilihat bagaimana Barco akan diterima oleh penggemar Inggris ketika ia bermain untuk Chelsea, yang telah mengamankan jasanya dengan biaya yang tidak diungkapkan.
Fans The Blues Kalimantan Selatan yang juga mantan pemain barito Putera Banjarmasin, Rony Beroperay mengaku ini rekrutan yang menarik karena dia bisa bermain sebagai bek kiri, wing-back, bahkan gelandang kiri.
"Barco dipandang sebagai investasi jangka panjang yang bisa memberi Chelsea fleksibilitas taktik besar," sebut mantan bek Timnas Indonesai ini Senin (3/8/2026) siang.
Di sisi analisis, sejumlah penjelas taktik menilai Barco cocok untuk sistem yang menuntut full-back ikut membangun serangan, karena dia punya teknik, visi, dan kemampuan progresi bola yang bagus.
"Barco dianggap menonjol karena umpan progresif, kemampuan membawa bola, dan fleksibilitas posisi," kata Rony.
Data musim 2025/26 di Strasbourg menunjukkan kontribusi ofensif yang kuat, termasuk 3 gol dan 9 assist dalam 43 laga.
Artinya, dia bukan cuma bek kiri biasa, tapi pemain yang bisa ikut menghidupkan serangan dari sisi kiri.
"Kalau dipakai di skema Xabi Alonso yang menekankan kontrol bola, Barco bisa jadi inverted full-back yang masuk ke tengah saat build-up," ujar Indra.
Dia juga bisa dipakai sebagai wing-back kiri jika Chelsea ingin lebih agresif di lebar lapangan.
Kalau Barco sukses, Chelsea bisa punya pemain serbaguna yang mengurangi ketergantungan pada satu profil bek kiri saja.
"Kaki kiri alami dan nyaman membangun serangan dari belakang," ujar dia,
Di skema tertentu, salah satu full-back lain juga bisa dikorbankan jika Chelsea memilih membangun dua opsi left-sided sekaligus.
Namun karena Barco fleksibel, dia lebih mungkin jadi rotasi kuat ketimbang langsung “membuang” satu pemain, kecuali Chelsea datang dengan sistem yang sangat spesifik.
Fabrizio Romano melaporkan bahwa Barco sudah memberi persetujuan ke Chelsea dan semua dokumen kepindahan sudah ditandatangani, jadi ini bukan sekadar rumor biasa.
Sementara sejumlah penggemar The Blues bereaksi marah terhadap pengumuman transfer tersebut, dengan @EDuggan25849 menulis di X (sebelumnya Twitter): "Anggota tim nasional Argentina dari Piala Dunia itu seharusnya tidak direkrut oleh klub Liga Premier Inggris mana pun!"
@iam_bonface menulis: "Argentina lagi masuk skuad," disertai emoji menangis, sementara @marvgoathero menambahkan: "Setelah kejadian buruk yang dia lakukan di Piala Dunia..."
(Banjarmasinpost.co.id)