Beda Keterangan Sekolah dan Pihak Keluarga soal Insiden Siswa MTs Pati, Polisi Lakukan Penyelidikan
Laksmi Anindita August 03, 2026 09:54 PM

TRIBUNWOW.COM – Muncul perbedaan keterangan antara pihak MTs Islam Wangunrejo dan keluarga seorang siswa berinisial A terkait insiden yang menyebabkan korban kehilangan dua ruas jari.

Pihak sekolah menyebut kejadian tersebut sebagai kecelakaan, sementara keluarga menduga korban mengalami perundungan dan penganiayaan sebelum insiden terjadi.

Kasus kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Muncul perbedaan keterangan antara pihak MTs Islam Wangunrejo dan keluarga seorang siswa berinisial A terkait insiden yang menyebabkan korban kehilangan dua ruas jari.

Pihak sekolah membantah kejadian tersebut dipicu aksi perundungan.

Kepala MTs Islam Wangunrejo, Syafi'i, mengatakan peristiwa yang terjadi pada Senin (27/7/2026) merupakan kecelakaan tanpa unsur kesengajaan.

Baca juga: Mahfud MD Nilai Kabinet Bayangan Bentukan Feri Amsari Tidak Langgar Konstitusi

Menurut pihak sekolah, insiden terjadi saat jam istirahat setelah salat zuhur berjemaah.

Korban disebut mengalami cedera ketika tangannya tersangkut di pagar sekolah saat hendak melompat.

Namun, keterangan berbeda disampaikan keluarga berdasarkan pengakuan korban.

Korban mengaku sempat dikeroyok oleh sejumlah siswa sehingga berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat pagar sekolah.

Saat mencoba melarikan diri, tangannya disebut terjepit di pagar hingga terjatuh dan menyebabkan dua ruas jarinya terlepas.

Kakak sepupu korban, Sahlatina, mengatakan potongan jari korban sempat dikuburkan di area sekolah atas petunjuk pihak sekolah.

Setelah korban menceritakan kronologi versinya saat menjalani perawatan di rumah sakit, keluarga meminta potongan jari tersebut digali kembali untuk kepentingan pembuktian medis dan proses hukum.

Baca juga: Ajak Adzam Bulan Madu ke Bali, Nathalie Tetap Beri Kesempatan Sule Hubungi Anak

Keluarga kemudian melaporkan dugaan penganiayaan dan perundungan tersebut ke Polsek Margorejo.

Selanjutnya, laporan tersebut dilimpahkan ke Polresta Pati untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga menyatakan menolak penyelesaian secara damai dan meminta perkara diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Belum ada kesimpulan resmi dari aparat penegak hukum mengenai penyebab pasti insiden tersebut.
(Tribun-Video.com/Rima Anggi Pratiwi)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.