Revalidasi UNESCO Global Geopark Ijen Masuk Bondowoso, Asesor Internasional Tinjau Sejumlah Geosite
Haorrahman August 03, 2026 09:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Tahapan revalidasi UNESCO Global Geopark (UGG) untuk Ijen Geopark yang mencakup wilayah Bondowoso dan Banyuwangi resmi memasuki agenda kunjungan lapangan di Kabupaten Bondowoso. Proses evaluasi ini menjadi penilaian empat tahunan pertama sejak Ijen Geopark ditetapkan sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark pada 2023.

Dua asesor internasional, Dr. Andreas Schüller dari Jerman dan Dr. Jiayu Zhang dari China, telah tiba di Banyuwangi, 2 Agustus 2026. Berdasarkan jadwal, keduanya akan melaksanakan penilaian lapangan di Bondowoso pada 5–6 Agustus 2026.

Berdasarkan informasi Tim Teknis Ijen Geopark Bondowoso, sejumlah lokasi yang akan dikunjungi meliputi Paltuding, Kompleks Mata Air Panas Blawan, Aliran Lava Plalangan di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, kawasan Kluncing di Kecamatan Sumber Wringin, serta SMA Negeri 2 Bondowoso. Rangkaian asesmen akan ditutup dengan kegiatan farewell assessment di Pendopo Kabupaten Bondowoso.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Bondowoso sekaligus Ketua Harian Pengelola Ijen Geopark, Anissatul Hamidah, mengatakan pihaknya telah menghadiri gala dinner penyambutan tim asesor di Pendopo Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Gelar Rakor di Banyuwangi Menpar Mantapkan Revalidasi UGG Geopark Ijen

"Diterima langsung oleh Pj Bupati Bondowoso dan Bupati Banyuwangi," ujar Anissatul Hamidah saat dikonfirmasi, Senin (3/8/2026).

Menurut Anissatul, setelah agenda penyambutan, tim asesor akan melanjutkan kunjungan lapangan di titik-titik revalidasi yang berada di Banyuwangi maupun Bondowoso. Masing-masing wilayah dijadwalkan menjalani asesmen selama dua hari.

Pemkab Bondowoso bersama organisasi perangkat daerah (OPD), pengelola geopark, dan berbagai pemangku kepentingan juga telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis untuk mendukung proses evaluasi.

"Terima kasih kepada seluruh OPD, stakeholder, media, dan seluruh masyarakat yang terus mendukung pembangunan berbasis geopark," katanya.

Baca juga: Diluncurkan Menteri Pariwisata, Geopark Run Series 2026 Dimulai di Banyuwangi

Revalidasi UNESCO Global Geopark berlangsung pada 2–6 Agustus 2026. Evaluasi berkala ini bertujuan memastikan pengelolaan kawasan geopark tetap memenuhi standar UNESCO dalam aspek konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Hasil asesmen akan menentukan status Ijen Geopark untuk empat tahun berikutnya dengan tiga kemungkinan hasil, yaitu:

  1. Green Card, status UNESCO Global Geopark diperpanjang selama empat tahun.
  2. Yellow Card, kawasan dinilai masih memenuhi syarat namun memerlukan perbaikan dalam kurun dua tahun.
  3. Red Card, status UNESCO Global Geopark dicabut.

Sebelum memasuki Bondowoso, tim asesor telah melakukan peninjauan di sejumlah geosite dan destinasi pendukung di Banyuwangi. Lokasi yang dikunjungi antara lain Pusat Informasi Geologi dan Geopark Ijen (PIGGI), Taman Nasional Alas Purwo, Teluk Biru, Teluk Pangpang, Kampung Adat Kemiren, serta Desa Wisata Wringin Putih.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.