Tindak Lanjut Arahan Wali Kota dan Wawali, Pemkot Kotamobagu Bahas Empat Agenda Prioritas
Ventrico Nonutu August 03, 2026 11:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kotamobagu - Menindaklanjuti arahan Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy Virgiawan Mangkat (RVM), Pemkot menggelar rapat koordinasi bersama seluruh camat, sangadi, dan lurah se-Kota Kotamobagu.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan evaluasi pelaksanaan program pemerintah ini berlangsung di Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara dengan melibatkan unsur Babinsa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Bagian Hukum Setda Kotamobagu, Senin (3/8/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya sekaligus upaya memastikan seluruh kebijakan dan program prioritas pemerintah daerah berjalan optimal hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Dalam arahannya, Sahaya menyampaikan empat agenda utama yang menjadi fokus perhatian, yakni penguatan administrasi pemerintahan dan evaluasi pengelolaan keuangan, peningkatan keamanan dan kebersihan lingkungan, percepatan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta penguatan pelestarian nilai-nilai budaya daerah.

“Seluruh pemerintah desa dan kelurahan harus terus meningkatkan tertib administrasi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan, agar setiap program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Selain itu, aspek keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian serius.

Camat, sangadi, dan lurah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, bersih, dan nyaman.

Menghadapi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, seluruh jajaran pemerintah di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan diinstruksikan untuk segera melakukan berbagai persiapan.

Mulai dari pemasangan Bendera Merah Putih dan umbul-umbul, kerja bakti, hingga menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan sesuai arahan pemerintah daerah.

Tak kalah penting, penguatan nilai-nilai budaya daerah juga kembali ditekankan.

Seluruh jajaran diminta mengawal implementasi kebijakan pelestarian budaya, termasuk penggunaan Bahasa Mongondow dalam berbagai kegiatan serta pelaksanaan Tari Dana-Dana pada agenda pemerintahan maupun kemasyarakatan.

“Perangkat pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan adalah ujung tombak dalam mengimplementasikan visi dan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pastikan seluruh program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Menutup kegiatan, seluruh peserta rapat diajak berdiri bersama untuk menyanyikan lagu “Padamu Negeri”.

Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan sebagai wujud penguatan rasa cinta tanah air dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah kota, kecamatan, desa, dan kelurahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan publik yang berkualitas, lingkungan yang aman dan bersih, serta pelestarian budaya lokal sebagai identitas masyarakat Bolaang Mongondow.

(TribunManado.co.id/Pin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.