Kemendes Dorong Pemahaman Program Koperasi Merah Putih melalui Seminar Nasional
Reynas Abdila/Tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama 10 asosiasi desa akan menggelar Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang didukung Kementerian Koordinator Bidang Pangan tersebut dijadwalkan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Seminar digelar sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemahaman publik mengenai implementasi program pembentukan lebih dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi salah satu program strategis nasional.
Baca juga: Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bahas Koperasi Merah Putih, Purbaya: Bawa Bahan aja yang Banyak
Program tersebut diatur melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan diperkuat melalui Inpres Nomor 17 Tahun 2025 mengenai percepatan operasionalisasi program.
Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto mengatakan seminar ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai latar belakang, tujuan, urgensi, hingga mekanisme pelaksanaan program KDKMP.
"Seminar ini menjadi upaya untuk mengedukasi dan menyosialisasikan maksud, tujuan, urgensi, serta langkah implementasi program KDKMP secara transparan dan komprehensif," ujar Yandri dalam keterangan Senin (3/8/2026).
Menurutnya, peningkatan literasi masyarakat diperlukan agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai peran koperasi dalam memperkuat ekonomi desa.
Sekitar 700 peserta dijadwalkan mengikuti seminar tersebut. Mereka berasal dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pemerintah desa, pengurus KDKMP, akademisi, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta masyarakat umum.
Sejumlah pejabat dijadwalkan menjadi narasumber. Menteri Koperasi akan memaparkan aspek kelembagaan, tujuan, dan pengembangan usaha KDKMP, sementara Menteri Dalam Negeri menjelaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program tersebut.
Menteri Desa dan PDT akan menyampaikan materi mengenai aktualisasi KDKMP dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi desa. Selain itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara akan memaparkan mekanisme pembangunan fisik serta dukungan operasional koperasi.
Seminar juga menghadirkan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, Prof. H. Marsuki, DEA, Ph.D.
Yandri menilai keberadaan KDKMP diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi berbagai kebutuhan pertanian, seperti pupuk dan benih, sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai pasok pangan.
Menurutnya, koperasi desa juga diharapkan mampu menyediakan lumbung pangan, menampung hasil panen masyarakat dengan harga yang layak, serta meningkatkan nilai tambah ekonomi di tingkat desa.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu agenda pemerintah dalam memperkuat ekonomi berbasis desa dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Pemerintah menargetkan koperasi-koperasi tersebut menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat desa, mulai dari penyediaan sarana produksi, pemasaran hasil pertanian, hingga pengembangan usaha produktif sesuai potensi masing-masing daerah.