Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam, Masih Punya Kesempatan Maju ke Semifinal Piala AFF 2026?
Rr Dewi Kartika H August 04, 2026 01:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam setelah kalah 0-3 pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026).

Bertanding di kandang Stadion Pakansari, pasukan John Herdman kesulitan mengimbangi permainan Vietnam yang tampil lebih matang dalam menyelesaikan peluang.

Meski menelan kekalahan, peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal belum sepenuhnya tertutup.

Garuda masih berada di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi enam poin dari tiga pertandingan, di bawah Vietnam dan Singapura yang sama-sama mengumpulkan tujuh poin.

Dengan situasi tersebut, nasib Indonesia akan ditentukan pada pertandingan terakhir saat melawan Singapura.

Syaratnya jelas, Mitchel Bakker dan kolega wajib meraih kemenangan saat bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus mendatang untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Vietnam Langsung Menggebrak sejak Awal

Vietnam tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan tekanan kepada Indonesia.

Bahkan pertandingan belum genap berjalan dua menit ketika Thom Haye harus mendapatkan perawatan setelah dilanggar keras Pham Xuan Manh.

Tekanan itu berbuah gol cepat pada menit kelima. Berawal dari kombinasi umpan satu-dua di sisi kiri, Nguyen Hoang Duc mengirim bola kepada Nguyen Van Vi yang langsung melepaskan sepakan ke tiang dekat. Nadeo Argawinata tak mampu menghentikan bola dan Vietnam unggul 1-0.

Indonesia mencoba merespons lewat peluang Thom Haye dan Mitchell Baker pada menit ke-10. Namun, dua kesempatan tersebut masih mampu diamankan kiper Patrik Le Giang.

Saat Indonesia mulai berani keluar menyerang, Vietnam justru kembali menghukum Garuda. Menit ke-14, Le Pham Thanh Long mengirim umpan matang dari sisi kanan yang diselesaikan Nguyen Hai Long setelah lolos dari jebakan offside. Skor berubah menjadi 2-0.

Dua gol cepat membuat permainan Indonesia kehilangan ritme. Vietnam tampil nyaman dengan pressing tinggi yang membuat Garuda kesulitan membangun serangan.

Menjelang turun minum, Vietnam hampir menambah keunggulan melalui sundulan Nguyen Tai Loc pada menit ke-40. Beruntung bagi Indonesia, bola masih melebar tipis dari sasaran sehingga babak pertama ditutup dengan skor 2-0.

Rafaelson Langsung Beri Dampak, Vietnam Kunci Kemenangan

Memasuki babak kedua, Indonesia mencoba tampil lebih berani. Thom Haye sempat melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-58, tetapi bola masih terlalu lemah dan mudah diamankan Patrik Le Giang.

John Herdman kemudian melakukan tiga pergantian sekaligus dengan memasukkan Jens Raven, Beckham Putra, dan Tim Geypens menggantikan Ragnar Oratmangoen, Marc Klok, serta Dony Tri Pamungkas.

Vietnam juga menurunkan dua pemain naturalisasi, Nguyen Xuan Son atau Rafaelson dan Hoang Hen. Pergantian itu langsung memberi warna baru pada lini depan tuan rumah.

Rafaelson hampir mencetak gol beberapa menit setelah masuk saat berhadapan satu lawan satu dengan Nadeo. Namun, penyelesaian akhirnya masih melambung di atas mistar.

Hoang Hen juga sempat mengancam lewat tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya melebar tipis di sisi gawang Indonesia.

Indonesia memperoleh peluang melalui sundulan Mitchell Baker pada menit ke-65. Memanfaatkan keunggulan posturnya, penyerang berusia 19 tahun itu berhasil menyambut umpan silang, tetapi arah bola masih melenceng dari sasaran.

Gol ketiga Vietnam akhirnya lahir pada menit ke-71. Hoang Duc mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan Indonesia dan disambut Rafaelson.

Dalam situasi satu lawan satu, penyerang naturalisasi tersebut dengan tenang menaklukkan Nadeo Argawinata untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Indonesia berusaha memperkecil ketertinggalan pada sisa pertandingan. Tim Geypens sempat mendapatkan peluang pada menit ke-77 setelah terjadi kemelut di depan gawang Vietnam, tetapi sepakannya masih melebar.

Peluang terbaik Garuda hadir pada menit ke-88 ketika salah satu pemain Indonesia menyambut umpan silang dengan sundulan keras ke arah tiang dekat.

Namun, Patrik Le Giang tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting yang menggagalkan gol hiburan Indonesia.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 3-0 untuk kemenangan Vietnam tetap bertahan.

Hasil ini membuat persaingan Grup A semakin ketat. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin, unggul selisih gol atas Singapura yang juga mengoleksi tujuh angka. Indonesia membayangi di posisi ketiga dengan enam poin.

Artinya, peluang Garuda menuju semifinal masih terbuka. Namun, Indonesia tidak lagi memiliki ruang untuk kehilangan poin dan wajib mengalahkan Singapura pada laga terakhir di kandang lawan pada 7 Agustus.

Kemenangan akan menjadi syarat mutlak bagi Timnas Indonesia untuk menjaga asa melaju ke babak empat besar Piala AFF 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.