Enggan Lirik Kiper Asing, PSIM Masih Percaya Penuh Kepada Cahya Supriadi
Joko Widiyarso August 04, 2026 07:14 AM

YOGYA, TRIBUN - PSIM Yogyakarta memastikan tidak akan mendatangkan kiper asing untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Pelatih Jean-Paul van Gastel menegaskan tim pelatih masih menaruh kepercayaan penuh kepada Cahya Supriadi sebagai penjaga gawang utama Laskar Mataram.

Pernyataan itu sekaligus membantah rumor yang belakangan beredar mengenai rencana PSIM merekrut kiper asing jelang bergulirnya musim baru.

Van Gastel menyebut performa Cahya saat ini terus menunjukkan perkembangan positif. Kiper berusia 22 tahun tersebut bahkan tengah menjadi bagian penting Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF 2026.

“Saya mendengar ada rumor bahwa kita akan mendatangkan kiper asing, tetapi bukan itu yang akan kita lakukan. Kita akan mempertahankan Cahya karena kita memiliki rasa percaya kepadanya,” kata Van Gastel, Senin (3/8).

Pelatih asal Belanda itu menilai Cahya memiliki kualitas untuk berkembang menjadi salah satu kiper terbaik Indonesia. Bahkan, ia optimistis mantan penjaga gawang Timnas U-20 tersebut berpeluang menjadi pilihan utama Timnas Indonesia pada masa mendatang.

“Saya pikir di masa depan dia mungkin bisa menjadi kiper utama tim nasional,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro ini.

Van Gastel juga menyadari performa apik Cahya akan menarik perhatian klub-klub besar di kompetisi Indonesia. Namun, untuk musim ini ia memastikan sang kiper masih menjadi bagian penting dalam proyek PSIM.

“Sudah jelas dia akan diminati oleh klub-klub yang lebih besar di liga ini. Akan sangat menarik bagi mereka untuk mendatangkannya, tetapi untuk saat ini dia akan tetap bersama kami,” tegasnya.

Saat kembali ditanya mengenai kebenaran isu perekrutan kiper asing, Van Gastel kembali memberikan jawaban lugas. Menurutnya, tidak ada alasan bagi Laskar Mataram untuk mencari pengganti Cahya dari luar negeri.

“Untuk membawa kiper asing menggantikan Cahya? Tidak, tidak. Saya tidak tahu apakah rumor itu benar atau tidak, tetapi saya tidak akan mendatangkan kiper asing. Saya akan mempertahankan Cahya, jadi bagi saya tidak ada lagi bahan diskusi,” tandasnya.

Sikap tegas Van Gastel menjadi sinyal bahwa PSIM memilih mempertahankan fondasi skuad yang dinilai sudah kompetitif. Kepercayaan penuh kepada Cahya Supriadi juga menunjukkan komitmen Laskar Mataram mengandalkan talenta lokal di bawah mistar saat bersaing menghadapi ketatnya persaingan Super League 2026/2027. (mur)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.