TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon membuka rangkaian program Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Kinasih Resort and Convention, Depok, Jawa Barat, Senin (3/8/2026).
Acara ini merupakan program pembinaan talenta seni musik nasional yang mempertemukan 183 generasi muda terbaik dari 30 provinsi di Indonesia.
Baca juga: Pimpinan MPR Datangi Istana, Antar Undangan Sidang Tahunan Jelang HUT RI
Para peserta yang terdiri dari 120 penyanyi paduan suara dan 63 musisi orkestra ini disiapkan untuk tampil pada Konser Kemerdekaan dan Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.
Dalam sambutannya, Menteri Kependudukan Fadli Zon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi ketat.
Ia menegaskan bahwa GBN merupakan batu loncatan penting bagi karir dan karakter generasi muda.
"Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah melalui satu proses panjang untuk bisa sampai ke tahap ini. GBN ini merupakan suatu stepping stone, suatu batu loncatan yang bisa digunakan untuk mengembangkan diri kita," kata Fadli Zon dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Fadli Zon juga berpesan agar para peserta memanfaatkan masa karantina untuk memperluas jaringan dan mengasah potensi diri secara maksimal.
"Intinya adalah networking, berjejaring. Bangun kekuatan dengan memperbanyak kawan selama karantina. Manfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan diri dalam berkarya, sehingga kita dapat menjadi pribadi yang piawai dalam produksi dan berkarakter," imbuhnya.
Ia menambahkan, keberagaman latar belakang peserta menguatkan posisi Indonesia sebagai negara megadiversity yang menyatukan, sesuai amanat Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945.
Direktur SDM, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprodjo, menyebut GBN sebagai miniatur Indonesia.
"GBN bukan sekadar paduan suara dan orkestra, melainkan representasi harmonis dari kekayaan rasa, suara, dan kebudayaan. GBN adalah Indonesia melalui suara," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Deputi Bidang Keprotokolan, Pers, dan Media Sekretariat Negara, Mohammad Yusuf Permana, mengingatkan peserta untuk memperkuat persahabatan lintas daerah selama karantina.
Selain pembinaan musikal di bawah arahan konduktor Vincent Wiguna yang akan memimpin orkestra di Istana Merdeka nanti, para peserta juga dibekali penguatan karakter, disiplin, serta wawasan kebangsaan.