Liputan6.com, Jakarta - Erick Thohir membuka peluang kembali memimpin PSSI untuk periode 2027–2031. Opsi itu ia sampaikan usai Kongres PSSI 2026, berbarengan dengan penetapan jadwal Kongres Pemilihan pada Juli 2026 yang dimundurkan dua bulan dari rencana awal Mei.
Erick terpilih sebagai Ketua PSSI melalui Kongres Luar Biasa (KLB) pada Februari 2023 dengan masa bakti hingga 2027. Peluang untuk maju lagi dibuka menyusul berakhirnya periode kepemimpinannya tahun depan.
Kongres PSSI 2026 yang dipimpinnya berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026), pukul 13.30 WIB sampai 16.00 WIB.

Sebelum memutuskan maju atau tidak, Erick menegaskan akan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan terkait. Ia menyebut pemerintah dan FIFA sebagai rujukan awal sebelum melangkah ke proses pencalonan.
"Pasti saya berdiskusi dulu dengan pemerintah dan juga berdiskusi dengan FIFA, dan tentu yang milih masyarakat sepak bola. Itu yang kita lihat," ujar Erick Thohir.
"Jadi kita tidak dalam posisi, ya, mau dan tidak mau, siapa pun yang terbaik untuk sepak bola Indonesia," jelas Erick Thohir.
Erick belum menyatakan keputusan akhir mengenai pencalonannya. Pernyataan tersebut disampaikan setelah memimpin Kongres PSSI 2026.
Kongres Pemilihan PSSI pada 2026 diproyeksikan memakai format berbeda untuk periode mulai 2027. Pencalonan Ketua, dua Wakil Ketua, dan 12 anggota Komite Eksekutif (Exco) dapat ditempuh melalui dua jalur.
Pertama, pemilihan berkelompok (paket): calon ketua, dua wakil ketua, dan tujuh anggota Exco diajukan dalam satu paket.
Kedua, pemilihan secara individu untuk lima anggota Exco lainnya berdasarkan perolehan suara terbanyak.
Total Exco PSSI, termasuk ketua dan dua wakil ketua, berjumlah 15 orang.