BBM Nonsubsidi Turun Harga! Pekerja di Solo Langsung Lega: Semoga Antrean Pertalite Ikut Berkurang
Putri Asti August 04, 2026 08:44 AM

TRIBUNSTYLE.COM - Ada kabar yang akhirnya membuat sebagian pengendara bisa sedikit bernapas lega.

Setelah sebelumnya harga BBM nonsubsidi terus menjadi perhatian, kini pemerintah menghadirkan penyesuaian baru.

Mulai Sabtu, 1 Agustus 2026, tiga jenis BBM nonsubsidi resmi mengalami penurunan harga.

Kebijakan tersebut berlaku untuk Pertamax, Pertamax Green, dan Pertamax Turbo.

Harga Pertamax kini turun menjadi Rp15.950 per liter.

Pantauan TribunStyle.com Rabu 29 Juli 2026 Wahyu harus menunggu untuk mendapatkan Pertalite bisa mencapai sekitar 30 menit.
Pantauan TribunStyle.com Rabu 29 Juli 2026 Wahyu harus menunggu untuk mendapatkan Pertalite bisa mencapai sekitar 30 menit. (TribunStyle.com/Ika Bramasti)

Sebelumnya, BBM dengan angka oktan 92 itu dijual Rp16.250 per liter.

Sementara Pertamax Green turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.

Adapun Pertamax Turbo mencatat penurunan paling besar.

Baca juga: Turun! Update Harga BBM 3 Agustus 2026, Pekerja di Solo Berharap Pertamax Kembali ke Tarif Awal

Produk tersebut kini dijual Rp18.300 per liter, turun Rp1.000 dari harga sebelumnya Rp19.300 per liter.

Meski tidak mengembalikan harga seperti beberapa bulan lalu, penurunan ini tetap disambut antusias masyarakat.

Salah satunya datang dari Wahyu (30), seorang pekerja asal Karanganyar, Jawa Tengah.

Setiap hari, Wahyu harus menempuh perjalanan pulang-pergi Karanganyar-Solo menggunakan sepeda motor.

Baginya, biaya bahan bakar menjadi salah satu pengeluaran rutin yang tidak bisa dihindari.

Saat mengetahui Pertamax turun harga, respons pertamanya hanya satu.

Potret antrean jalur pertalite di SPBU Klodran, Colomadu, Karanganyar, 31 Juli 2026. Pekerja di Solo berharap tren penurunan harga ini tidak berhenti hanya sampai di sini.
Potret antrean jalur pertalite di SPBU Klodran, Colomadu, Karanganyar, 31 Juli 2026. Pekerja di Solo berharap tren penurunan harga ini tidak berhenti hanya sampai di sini. (TribunStyle.com/Wahyu Putri Asti Prastyawati)

"Alhamdulillah, akhirnya turun juga," ucapnya sambil tersenyum.

Menurut Wahyu, penurunan tersebut memang belum terlalu besar, tetapi tetap memberi dampak positif bagi para pekerja yang setiap hari harus mengisi bahan bakar.

Ia berharap tren penurunan harga ini tidak berhenti hanya sampai di sini.

"Kalau bisa turun lagi tentu lebih bagus. Lumayan buat menghemat pengeluaran tiap bulan," katanya.

Tak hanya soal penghematan, Wahyu juga memiliki harapan lain.

"Harga Pertamax turun ya alhamdulillah. Semoga sih bisa mengurangi antrean panjang di jalur Pertalite," ujarnya.

Menurutnya, jika semakin banyak pengendara kembali memilih Pertamax, antrean di SPBU bisa lebih merata sehingga pengguna Pertalite maupun Pertamax sama-sama mendapat kenyamanan saat mengisi bahan bakar.

(TribunStyle.com/Putri Asti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.