Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami tiga kali erupsi dalam rentang tujuh jam, Selasa (4/8/2026) pagi.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki, erupsi pertama terjadi pada pukul 00.29 Wita dengan tinggi kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak atau 1.884 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya dan barat. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 44,4 milimeter dan durasi 71 detik.
Erupsi kembali terjadi pada pukul 06.13 Wita. Kali ini, kolom abu mencapai sekitar 800 meter di atas puncak atau 2.384 meter di atas permukaan laut.
Abu vulkanik bergerak ke arah barat dan barat laut dengan intensitas tebal. Aktivitas tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dan durasi 116 detik.
Selanjutnya, pada pukul 07.34 Wita, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali meletus dengan tinggi kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat dan barat laut. Saat laporan diterbitkan, erupsi masih berlangsung.
PVMBG menyatakan status Gunung Lewotobi Laki-laki masih berada pada Level III (Siaga).
Pada status tersebut, masyarakat dan wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Warga juga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Bagi warga yang terdampak hujan abu, PVMBG mengimbau penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.
PVMBG juga meminta Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta dengan PVMBG untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas gunung api tersebut.