TRIBUNPALU.COM, PALU – Pedagang musiman atribut kemerdekaan mulai ramai berjualan di sejumlah ruas jalan di Kota Palu menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Salah seorang pedagang, Rio (24), mengaku telah sembilan tahun menjajakan bendera merah putih dan perlengkapan kemerdekaan setiap memasuki bulan Agustus di Kota Palu.
"Ini sudah 9 tahun di Palu, ganti-ganti tempat," kata Rio saat ditemui TribunPalu.com, Selasa (4/8/2026).
Baca juga: Mantan Dandim Morowali Letkol Inf Alzaki Selesaikan Sidang Promosi Doktor di Unpad
Rio mengatakan seluruh atribut kemerdekaan yang dijualnya didatangkan dari Garut, Jawa Barat, melalui jalur laut.
"Benderanya dari Garut, dibawa lewat kapal laut," ujarnya.
Ia menyediakan berbagai ukuran bendera merah putih, mulai dari 90 sentimeter hingga 180 sentimeter.
Untuk harga, bendera dijual mulai Rp25 ribu hingga Rp75 ribu, tergantung ukuran.
"Yang paling kecil harganya Rp25 ribu hingga Rp75 ribu," ucapnya.
Selain bendera merah putih, Rio juga menjual umbul-umbul dengan harga Rp50 ribu per pasang atau Rp35 ribu per lembar.
"Kalau umbul-umbul Rp50 ribu satu pasang, kalau satuannya Rp35 ribu," jelasnya.
Baca juga: Bupati Buol Tinjau Dampak Banjir Rob di Lokodidi, Pemkab Siapkan Solusi Pemecah Ombak
Rio mengaku memperoleh keuntungan dari setiap atribut yang berhasil terjual selama musim peringatan kemerdekaan.
Di luar bulan Agustus, pria berusia 24 tahun itu kembali berjualan dompet kulit dan ikat pinggang di Kota Makassar.
"Kalau bulan lain saya jualan di Makassar, jual dompet kulit sama ikat pinggang," ungkapnya.
Menjelang HUT RI ke-81, pedagang atribut kemerdekaan mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Palu.
Mereka menjajakan bendera merah putih, umbul-umbul, hingga berbagai perlengkapan perayaan kemerdekaan di tepi jalan.
Baca juga: Belasan Paket Sabu Diamankan, Satnarkoba Polresta Banggai Bongkar Kasus Narkotika
Beberapa lokasi yang menjadi pusat penjualan di antaranya di simpang Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Moh Yamin, Jalan RE Martadinata, dan Jalan Sisingamangaraja.(*)