Modul Ajar Sejarah Kelas 10 SMA Fase E: Analisis Sumber Sejarah dan Konsep Diakronis-Sinkronis
SRIPOKU.COM - Pembelajaran Sejarah pada Kurikulum Merdeka di jenjang SMA (Fase E) tidak lagi berorientasi pada peninggalan hafalan tahun atau nama tokoh semata.
Fokus utama berpindah pada kemampuan berpikir historis (historical thinking), analisis kritik sumber, serta pemahaman konsep diakronis dan sinkronis.
Berikut adalah draft Modul Ajar Sejarah Kelas 10 SMA topik "Evaluasi Kredibilitas Sumber Sejarah".
Baca juga: Modul Ajar Matematika Kelas 4 SD Fase B: Konsep Pecahan Senilai dan Operasi Hitung Dasar
I. Identitas dan Informasi Umum Modul
- Mata Pelajaran: Sejarah
- Fase / Kelas: Fase E / Kelas 10 (Sepuluh)
- Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit (1 Pertemuan)
- Elemen Pembelajaran: Pemahaman Konsep Sejarah & Keterampilan Proses Sejarah
- Model Pembelajaran: Inquiry Learning
- Profil Pelajar Pancasila: Bernalar Kritis & Kebinekaan Global
II. Capaian dan Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu sejarah dan menggunakannya untuk menganalisis peristiwa sejarah serta melakukan penelitian sejarah lokal secara sederhana.
Tujuan Pembelajaran (TP):
- Membedakan antara sumber sejarah primer dan sekunder.
- Menerapkan langkah-langkah kritik sumber (autentisitas dan kredibilitas) terhadap artefak/dokumen sejarah lokal.
- Menganalisis sebab-akibat suatu peristiwa sejarah dengan pendekatan berpikir diakronis.
III. Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
- Guru memberi salam, memimpin doa, dan mengondisikan kelas.
- Apersepsi: Guru menampilkan foto artikel koran tua tahun 1945 dan buku teks sejarah modern, lalu bertanya: "Mana di antara dua dokumen ini yang disebut sumber primer?"
2. Kegiatan Inti (60 Menit)
- Pengumpulan Informasi: Guru menjelaskan materi kritik eksternal dan kritik internal dalam sejarah.
- Studi Kasus Kelompok: Siswa dibagi menjadi kelompok diskusi. Setiap kelompok diberikan salinan kliping berita bersejarah daerah (misal: Peristiwa Pertempuran 5 Hari 5 Malam di Palembang).
- Analisis Sumber: Siswa menguji keabsahan dokumen tersebut berdasarkan identitas penulis, tahun terbit, serta tujuan penulisan dokumen.
- Diskusi Kelas: Kelompok mempresentasikan hasil analisis kritik sumber mereka di hadapan teman sejawat.
3. Kegiatan Penutup (15 Menit)
- Guru memberikan klarifikasi serta penguatan konsep terkait objektivitas sumber sejarah.
- Siswa diminta menyimpulkan mengapa kita tidak boleh langsung percaya pada satu sumber informasi tunggal.
- Guru memberikan tugas reflektif individu.
IV. Penilaian dan Penugasan
Tugas Individu: Mengidentifikasi 1 benda/cerita peninggalan keluarga yang dapat dijadikan sumber sejarah lisan atau benda.
Dapatkan konten pendidikan mata pelajaran lainnya dari Kurikulum Merdeka dengan klik Di Sini.