Kasdim 0402/OKI-OI Mayor CKE Jauhari : TNI Siap Terdepan Memadamkan Karhutla
Welly Hadinata August 04, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – TNI menegaskan kesiapan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang mulai memasuki puncak musim kemarau.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0402/OKI-OI, Mayor CKE Jauhari, saat Apel Kesiapsiagaan Bencana Asap Akibat Karhutla di Indralaya, Selasa (4/8/2026).

Menurut Jauhari, personel TNI telah disiagakan di sejumlah wilayah yang rawan terjadi kebakaran untuk mempercepat respons apabila ditemukan titik api.

"TNI siap terdepan memadamkan karhutla. Kodim 0402/OKI-OI siap bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan bencana karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir," tegasnya.

Apel kesiapsiagaan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Bupati Ogan Ilir, Kapolres Ogan Ilir, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam kegiatan itu disampaikan bahwa intensitas kebakaran hutan dan lahan di Ogan Ilir mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Kebakaran dilaporkan mulai terjadi di sejumlah kawasan yang berdekatan dengan objek vital, seperti jalan lintas, jalan tol, jalur kereta api, hingga permukiman penduduk.

Beberapa kecamatan yang tercatat paling rawan mengalami karhutla yakni Kecamatan Indralaya Utara, Pemulutan, dan Pemulutan Barat.

Jauhari menjelaskan, setiap kali terpantau adanya titik api, personel Babinsa langsung bergerak ke lokasi bersama Polri, BPBD, dan Manggala Agni untuk melakukan penanganan awal.

"Begitu terpantau ada titik api, Babinsa TNI langsung bergerak menuju lokasi bersama Polri, BPBD, dan Manggala Agni. Sejauh ini karhutla di Ogan Ilir masih dapat ditanggulangi dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, apel kesiapsiagaan menjadi bagian penting untuk meningkatkan koordinasi dan kesiapan seluruh personel di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, personel Satgas memperoleh pembekalan mengenai mekanisme penanganan karhutla, mulai dari koordinasi lintas instansi, pengerahan personel dan peralatan, hingga simulasi penanggulangan kebakaran secara terpadu.

"Sinergi dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar setiap kejadian dapat ditangani secara cepat, tepat, dan efektif sehingga dampak bencana asap dapat diminimalkan," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.