- Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan program nasional bernama gentengisasi.
Dalam pelaksanaannya, atap rumah yang berbahan seng atau asbes diganti dengan genteng demi keindahan dan kesehatan.
Namun, publik mempertanyakan teknis program tersebut karena bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) justru menggunakan zincalume atau lebih dikenal sebagai galvalum.
Dikutip dari Kompas.com pada Selasa (4/8/2026), ketentuan mengenai material atap KDMP tercantum dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1342/KPTS/M/2025.
Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa penutup atap menggunakan zincalume 4 mm dengan finish coating berwarna.
Apabila kondisi lokasi tidak memungkinkan penggunaan zincalume, maka dapat digunakan material lain yang memiliki spesifikasi sesuai atau setara.
Selain penutup atap, komponen bangunan lainnya juga menggunakan material serupa.
Talang air ditetapkan memakai zincalume yang lebih tipis, yakni zincalume 3 mm, sedangkan listplank juga menggunakan zincalume 3 mm.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto baru mengumumkan program gentengisasi ke publik pada 2 Februari 2026.
Kepala Negara saat itu memberikan pengarahan kepada para kepala daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Prabowo menyebut, KDMP akan dilibatkan dalam program gentengisasi untuk mendukung produksi genteng murah di tingkat desa, fasilitas produksi mandiri, dan pemanfaatan bahan baku lokal.