Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Peristiwa terbakarnya kapal KMP Mutiara Sentosa II di perairan Sumenep, Minggu (2/8/2026) pagi, mendapat atensi serius Forkopimda Jawa Timur.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, secara langsung mengunjungi korban selamat yang berhasil dievakuasi, Senin (3/8/2026).
Baca juga: Polisi Belum Terima Laporan Kericuhan di Acara Miniatur Sound di Bendelonje Talun Blitar
Keduanya berdialog dengan korban yang tengah transit di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
"Semua ini dalam proses penanganan. Sekarang ini yang membutuhkan rawat inap ada di RS PHC. Tapi seandainya ada yang harus dirujuk ke Rumah Sakit milik Pemprov, maka semua akan ditanggung biayanya oleh Pemprov," kata Khofifah di lokasi.
Berdasarkan data dari petugas, terdapat 236 orang yang menumpangi kapal tersebut.
Hingga Senin siang, sudah ada 234 orang yang berhasil dievakuasi dengan 5 di antaranya meninggal dunia, sedangkan 2 orang lain masih dicari.
Sebagian besar korban sudah berhasil dibawa ke Surabaya, tinggal sebanyak 57 orang korban yang masih perjalanan menuju Surabaya setelah dievakuasi.
Khofifah mendoakan penumpang yang selamat dan tengah perjalanan menuju Surabaya dapat dipastikan dalam kondisi yang baik.
Sementara untuk korban meninggal, Khofifah menyampaikan duka mendalam, terlebih, satu di antara lima orang tersebut merupakan warga Tulungagung, Jawa Timur.
"Jadi nanti dari Pemprov juga akan menyampaikan santunan duka cita untuk keluarga yang berasal dari Jawa Timur," ucap Khofifah.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, mengungkapkan bahwa proses evakuasi korban menjadi fokus utama saat ini, dalam peristiwa tersebut.
Adapun untuk korban yang sudah dinyatakan meninggal, saat ini langsung dilakukan ante mortem oleh DVI Polda guna memastikan identitas.
Untuk proses pencarian, sebelumnya kepolisian telah menerjunkan tim udara.
"Jadi kami tetap memantau dan anggota-anggota masih di lapangan, konsentrasi melaksanakan tugas dulu," jelasnya.