Bukti Belajar Tak Kenal Usia, 53 Lansia di Aceh Timur Resmi Wisuda Dari Sekolah Kencana
Muliadi Gani August 04, 2026 12:54 PM

 

PROHABA.CO, ACEH TIMUR - Suasana haru bercampur gemuruh tepuk tangan membahana di Gedung Wisuda Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (4/8/2026).

Senyum sumringah tampak memancar jelas dari wajah-wajah bergaris usia yang tampil anggun berbalut busana toga lengkap.

Sebanyak 53 lansia secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan Sekolah Lansia Kencana Senja dan Kencana Indah.

Momen bersejarah ini menjadi bukti nyata bahwa semangat menuntut ilmu tak pernah padam, meski rambut telah memutih dan langkah tak lagi secepat dulu.

Para wisudawan yang berada di rentang usia 65 hingga 85 tahun tersebut berasal dari dua gampong (desa) di Birem Bayeun, yakni Desa Alue Sentang dan Desa Paya Bili 2.

Dari total 60 peserta yang terdaftar, sebanyak 53 orang berhasil menuntaskan proses pembelajaran intensif selama satu tahun penuh.

Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., menegaskan bahwa kelulusan gelombang pertama ini bukan sekadar seremoni formal belaka.

Selama 12 bulan, para lansia digembleng dengan kurikulum komprehensif yang dirancang khusus untuk menunjang kualitas hidup mereka di usia senja.

"Selama satu tahun, para lansia dibekali materi interaktif, mulai dari kesehatan dan kebugaran fisik, pengelolaan emosi serta pikiran positif, hingga pendalaman nilai-nilai keagamaan," ujar Lismawani dalam sambutannya.

Baca juga: Wagub Aceh Dampingi Mensos dalam Open House Sekolah Rakyat

Baca juga: Menkomdigi Lantik Tujuh Komisioner KIP Pusat 2026–2030, Arman Fauzi Wakili Aceh

Prosesi pemindahan tali toga dilakukan langsung oleh Dr. Lismawani dengan penuh kehangatan, didampingi oleh Pj. Ketua DWP Aceh Timur serta Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Aceh Timur.

Dalam orasi ilmiahnya yang menggugah, Lismawani menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Lansia merupakan pilar penting dalam mewujudkan prinsip pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).

"Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, bahagia, dan tetap berdaya di tengah keluarga maupun masyarakat," tegasnya.

Keberhasilan program perdana ini merupakan hasil sinergi lintas sektor yang solid.

Kolaborasi ini melibatkan:

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Timur

Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Aceh

Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP)

Jajaran Pemerintah Kecamatan serta Gampong setempat

Lismawani menambahkan, langkah konkret ini adalah bagian dari komitmen besar Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk mencetak kelompok lansia yang tangguh, bermartabat, dan sejahtera di masa depan.

(Serambinews.com/Maulidi Alfata)

Baca juga: Dua Siswa SMK PPN Saree Raih Juara LKS Nasional 2026 di Banten

Baca juga: Dugaan Pemotongan Bantuan Modal Usaha, Pimpinan Baitul Mal Aceh Didesak Mundur

Baca juga: Inovasi Ampas Kopi Robust-Shield Antar Mahasiswa USK Raih Prestasi Nasional

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.