Jambu Mente dan Asam Jadi Komoditas Andalan Warga Kecamatan Kangae Sikka
Hilarius Ninu August 04, 2026 03:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Jambu mente dan asam menjadi komoditas andalan petani di Desa Kokowahor, KecamatanKangae, Kabupaten Sikka. 

Dua komoditas tersebut saat ini lagi musim untuk dipanen petani selain kopra dan kakao. Biasanya masyarkat menjualnya ke tempat penimbangan di Geliting, Kecamatan Kewapante. 

Maria Danona mengatakan dirinya selalu menjual asam. Asam yang dijual pun sudah dipisahkan bijinya dan ada yang belum dipisahlan bijinya. 

Asam yang sudah dibersihkan bijinya harganya Rp 13.000 per kilo gram. Sedangkan yang belum dipisahlan bijinya Rp 6.000 per kilo gram. 

 

Baca juga: BMKG Prediksi Suhu Udara di Bajawa dan Ruteng Tembus 12 Derajat Celcius pada Rabu 5 Agustus 2026

 

 

"Biasanya saya jual itu satu sampai dua kilo. Untuk kebutuhan hidup sehari-hari, beli beras," ujarnya, saat diwawancara TribunFlores.com, Selasa (4/8/2026). 

Secara terpisah, Aris salah satu pemuda di Desa Orin Mude mengatakan mente satu kilo seharga Rp 22.000.

"Mente biasanya saya tidak pakai jolok. Saya biasa pilih yang sudah jatuh," ujarnya. 

Jambu mente yang dipilih kemudian dipetik bijinya saja. Sedangkan buahnya kadang dibuang atau diberikan menjadi makanan babi. (moa) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.