MTQ Jadi Etalase Kayong Utara Tampilkan Sejarah, Budaya & Keramahan Daerah
Mirna Tribun August 04, 2026 05:29 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat bukan hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga momentum bagi Kabupaten Kayong Utara untuk memperkenalkan sejarah, budaya, dan keramahan masyarakat kepada ribuan tamu yang datang dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Pada malam pembukaan MTQ XXXIV di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Minggu (2/8/2026), Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengajak seluruh peserta dan tamu mengenal Kayong Utara sebagai daerah yang memiliki jejak sejarah panjang dalam perkembangan peradaban Islam di Kalimantan Barat.

Menurutnya, wilayah ini pernah menjadi pusat Kerajaan Tanjungpura yang kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam.

"Warisan sejarah tersebut menunjukkan bahwa Kayong Utara sejak dahulu merupakan bagian penting dari peradaban yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, budaya, serta kehidupan yang damai dalam keberagaman," ujarnya.

Norsan mengatakan, nilai-nilai tersebut masih terpelihara hingga kini dan tercermin dalam semangat masyarakat Kayong Utara menyambut para kafilah dan tamu undangan.

Ia optimistis keramahan masyarakat serta pelayanan yang diberikan akan meninggalkan kesan positif selama penyelenggaraan MTQ berlangsung.

Baca juga: Gubernur Ria Norsan Beberkan Solusi Modal Kerja UMKM Kalbar Lewat KUR dan Bantuan Langsung

Senada dengan itu, Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyampaikan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ XXXIV merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi daerah.

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan MTQ berjalan aman, nyaman, dan sukses.

Persiapan meliputi penyediaan arena musabaqah, akomodasi bagi seluruh kafilah, transportasi, pelayanan kesehatan, pengamanan, hingga pelaksanaan kegiatan pendukung seperti Pawai Ta'aruf dan pameran. 

“MTQ XXXIV diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga memperkuat persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, sekaligus memperkenalkan Kayong Utara sebagai daerah yang religius, kaya sejarah, dan terbuka bagi berbagai kegiatan berskala provinsi,” katanya.

Kemeriahan pembukaan MTQ semakin terasa melalui pawai mobil hias yang diikuti seluruh kafilah, perangkat daerah, instansi, hingga perusahaan.

Berbagai ornamen bernuansa Islami dan kekhasan budaya daerah menghiasi kendaraan peserta yang berkeliling Kota Sukadana dan disambut antusias masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai.

Salah satu peserta pawai adalah Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP). External Relations Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan MTQ XXXIV di Kabupaten Kayong Utara.

"Atas nama manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, membawa keberkahan bagi masyarakat, serta semakin memperkenalkan Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan kaya akan sejarah maupun budaya," kata Sugeng.

Ia menambahkan, KIPP berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan pondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.