Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah korban kebakaran Asrama Polisi (Aspol) Panularan enggan menerima bantuan rumah susun (rusun) untuk hunian sementara.
Para korban yang mayoritas lansia keberatan jika menempati lantai atas.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Solo Respati Ardi belum memberikan solusi alternatif.
Baca juga: Korban Kebakaran Aspol Panularan Solo Tolak Tawaran Rusun, Mayoritas Lansia Sulit Akses Lantai Atas
Pihaknya akan mendiskusikan hal ini dengan Polresta Surakarta untuk menangani lebih lanjut.
“Nanti kita sampaikan bekerjasama dengan Polresta (terkait penolakan ke rusun). Ya pasti kita sesuaikan. Kita komunikasikan ke Polresta karena beliau-beliau purnawirawan dari Polri,” kata Respati, Selasa (4/8/2026).
Awalnya para korban ditampung di guest house Loji Gandrung.
Namun, pada Senin (3/8/2026) mereka diminta pindah untuk menempati rusun.
Baca juga: Korban Kebakaran Aspol Panularan Solo Minta Kompensasi untuk Kontrak Rumah Setahun
“Kita berikan tempat rusun. Ini kan tempat untuk masyarakat jadi ya silakan,” jelas Respati.
Menurutnya, opsi untuk tinggal di rusun sudah cukup layak. Ia pun berkomitmen untuk membantu meringankan beban para korban bencana.
“Sedang kita siapkan. Berangsur-angsur kita berikan tempat yang layak. Kita bekerja sama dengan Polresta,” terangnya.
(*)