- Indonesia menjadi pembeli ekspor pertama jet tempur generasi kelima KAAN buatan Turki.
Kini, prototipe terbaru KAAN P1 hadir dengan sederet peningkatan teknologi tempur.
Indonesia menjadi pembeli ekspor pertama jet tempur generasi kelima KAAN buatan Turki.
Di saat yang sama, Turkish Aerospace mulai menguji prototipe terbaru KAAN P1 di landasan pacu.
KAAN P1 membawa peningkatan sistem dibandingkan prototipe sebelumnya.
Pesawat ini dirancang memiliki kemampuan kesadaran situasional yang lebih baik saat bertempur.
Di bagian depan kokpit terpasang sensor pencarian dan pelacakan inframerah KARAT buatan ASELSAN.
Sistem tersebut membantu mendeteksi target tanpa harus mengandalkan radar.
KAAN P1 juga dibekali radar AESA modern dengan arsitektur avionik adaptif.
Teknologi itu diklaim meningkatkan kemampuan mendeteksi sekaligus mengunci sasaran.
Desain badan pesawat turut disempurnakan untuk meningkatkan stabilitas saat terbang.
Saluran masuk udara dibuat lebih menyatu dengan badan pesawat demi efisiensi aerodinamika.
Bagian ekor juga didesain lebih bersudut untuk membantu mengurangi pantulan radar.
KAAN P1 mampu melesat hingga kecepatan maksimum sekitar 1,8 Mach.
Jet tempur ini memiliki ruang senjata internal untuk membawa rudal udara ke udara.
Persenjataan tersebut mencakup rudal jarak pendek Bozdogan dan rudal jarak jauh Gokhan.
KAAN juga dirancang mampu beroperasi bersama pesawat nirawak atau drone dalam satu misi.
Seluruh 48 unit pesanan Indonesia akan diproduksi di Turki melalui kerja sama yang turut melibatkan industri pertahanan nasional.
Program: Tribun Video Update
Host: Feba Fadhiliana
Editor Video: Aura Dewi Arafuru
Uploader: bagus gema praditiya sukirman