TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlibat adu argumen dengan seorang pedagang yang mendirikan tenda di atas trotoar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kota Bandung.
Dalam sidak tersebut, Dedi juga menawarkan kompensasi sebesar Rp2 juta agar tenda tersebut dibongkar.
Perdebatan terjadi ketika Dedi menilai pedagang tidak menunjukkan sikap kooperatif terkait penggunaan trotoar sebagai tempat berjualan.
"Saya gak melayani bapak, bapak terlalu angkuh," ujar Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Senin (3/8/2026).
Baca juga: Polri Buat Polisi Malaysia Kepo, Pelajari Metode Ungkap Kasus Pilot Negeri Jiran Bawa Narkotika
Sementara itu, pedagang menjelaskan bahwa dirinya telah berjualan di atas trotoar sejak pandemi Covid-19.
Menurutnya, kondisi tersebut dilakukan karena alasan ekonomi.
Dedi kemudian menawarkan uang kompensasi sebesar Rp2 juta sebagai pengganti pembongkaran tenda.
Namun, pedagang tersebut tetap menyampaikan keberatannya dan perdebatan pun berlanjut.
Sidak tersebut merupakan bagian dari peninjauan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap pemanfaatan fasilitas umum di Kota Bandung. (*)