Insiden Penembakan Pekerja Proyek di Tolikara, Polisi Dalami Pelaku dan Motif
Laksmi Anindita August 04, 2026 10:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Lima korban meninggal dunia dalam insiden yang menimpa pekerja proyek jalan di kawasan Kali Kabur, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, berhasil dievakuasi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Menurut keterangan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, tiga jenazah korban berinisial AS, EA, dan B dievakuasi ke RSUD Mulia. Sementara satu korban berinisial ACR dievakuasi ke RSUD Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan berdasarkan pendataan sementara terdapat lima korban meninggal dunia akibat insiden tersebut.

"Empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial AS, EA, dan B telah berhasil dievakuasi ke RSUD Mulia dan ACR telah berhasil dievakuasi ke RSUD Karubaga, Kabupaten Tolikara," kata Yusuf Sutejo saat diwawancarai, Senin (3/8/2026).

Baca juga: Iran Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz, Trump Tunda Serangan

Selain korban meninggal, lima pekerja lainnya yang berinisial WR, SS, HM, SU, dan JJM berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Mereka telah mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke RSUD Mulia untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap hingga Senin (3/8/2026) dini hari dengan mengutamakan keselamatan korban dan personel.

Dalam proses evakuasi, petugas juga menghadapi gangguan keamanan berupa kontak tembak dengan pihak yang belum teridentifikasi. Meski demikian, proses evakuasi tetap dilanjutkan sesuai prosedur.

Penyidik saat ini masih mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta mendalami berbagai informasi untuk mengidentifikasi pelaku, mengungkap motif, dan memastikan pihak yang bertanggung jawab.

"Terkait pasal yang akan disangkakan, hal tersebut akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan, alat bukti, dan konstruksi hukum perkara. Kami tidak akan mendahului proses penyidikan yang masih berjalan," ujar Yusuf Sutejo.

Berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi, peristiwa terjadi saat para pekerja berada di lokasi proyek jalan di Distrik Kanggime.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Saat ini petugas kepolisian yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan terus bekerja secara maksimal untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa ini," ujarnya.

Faizal menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan bahwa setiap pihak yang berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti terbukti bertanggung jawab akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.