Mahdi Haris Dapat Usulan Perbaikan Sarana Keagamaan dan Penguatan Ekonomi Rakyat dari Warga Pasuruan
Rendy Nicko Ramandha August 05, 2026 02:57 AM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Perbaikan sarana pendidikan keagamaan, tempat ibadah, serta penguatan ekonomi masyarakat menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam Reses III Masa Persidangan Tahun Sidang 2025/2026 yang digelar Mahdi Haris, anggota Fraksi Partai Golkar, Sabtu (1/8/2026) sore 

Di tengah kondisi efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah, masyarakat berharap pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar tetap menjadi perhatian. 

Sejumlah warga mengusulkan perbaikan madrasah, pondok pesantren, musala, hingga masjid yang dinilai masih membutuhkan dukungan pemerintah.

Selain sektor keagamaan, masyarakat juga berharap pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada ekonomi rakyat. 

Baca juga: Meriahkan HUT RI ke - 81, 32 Tim Ikuti Turnamen Sepak Bola H Munir Cup 2026 di Pasuruan

Warga menilai program pemberdayaan ekonomi perlu terus diperkuat agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Mahdi Haris mengatakan, reses menjadi momentum penting bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan aspirasi tersebut dapat diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan kami kawal agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan sektor pendidikan keagamaan dan tempat ibadah yang memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat. 

Di sisi lain, pria yang juga anggota Komisi penguatan ekonomi kerakyatan juga harus terus didorong agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.

Ia menyadari keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan. 

Namun, hal tersebut tidak boleh mengurangi komitmen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat yang benar-benar mendesak dan memberikan manfaat langsung.

Karena itu, Mahdi Haris menegaskan akan terus mengawal berbagai usulan warga, baik terkait pembangunan sarana keagamaan maupun program pemberdayaan ekonomi, agar dapat direalisasikan secara bertahap melalui kebijakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin kuat sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar lahir dari aspirasi warga serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Pasuruan. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.