Warsawa (ANTARA) - Eropa sedang menghadapi gelombang panas berkepanjangan dan kekeringan yang meluas. Kondisi tersebut semakin menambah tekanan terhadap pasokan air minum, produksi listrik, pertanian, dan transportasi pedalaman, serta mengganggu kehidupan sehari-hari dan aktivitas ekonomi di seluruh Benua Biru.
Foto yang diabadikan pada 2 Agustus 2026 ini menunjukkan sejumlah wisatawan mengunjungi Kota Verona di Italia. (Xinhua/Alberto Lingria)Asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membubung dari lereng Gunung Poikilo sebagaimana terlihat dari Distrik Haidari di Athena barat, Yunani, pada 31 Juli 2026. (Xinhua/Lefteris Partsalis)
Asap yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membubung dari lereng Gunung Poikilo sebagaimana terlihat dari Distrik Haidari di Athena barat, Yunani, pada 31 Juli 2026. (Xinhua/Lefteris Partsalis)Foto yang diabadikan pada 1 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan lahan pertanian yang dilanda kekeringan di dekat Sungai Po di Mantova, Italia. (Xinhua/Alberto Lingria)
Foto yang diabadikan pada 1 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan lahan pertanian yang dilanda kekeringan di dekat Sungai Po di Mantova, Italia. (Xinhua/Alberto Lingria