Rasakan Kerasnya El Clasico Indonesia, Begini Reaksi STY Persija Dilibas Persib 2-1: Saya Tidak Puas
Jaisy Rahman Tohir August 05, 2026 07:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Pelatih anyar Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY) akhirnya merasakan kerasnya laga melawan musuh bebuyutan, Persib Bandung.

Pada laga berjuluk El Clasico itu, pasukan STY dipaksa kalah dengan skor 2-1.

Laga babak semifinal Piala Presiden 2026 itupun menyingkirkan Macan Kemayoran dari perebuatan juara.

STY mengaku kecewa. Ia merasa Fabio Calonego dan teman-teman seharusnya bisa memenangkan laga.

Pertandingan Persija versus Persib itu berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026) petang.

Persija tertinggal dua gol lebih dulu pada babak pertama lewat aksi Uilliam Barros (22’) dan Balsa Sekulic (28’).

Para pemain Persija mampu menciptakan banyak peluang, salah satunya lewat sepakan Eksel Runtukahu di depan gawang Persib. Sayangnya, arah bola masih melambung di atas mistar gawang lawan.

Memasuki babak kedua, STY mengubah komposisi timnya. Beberapa nama yang masuk memberikan dampak positif, seperti Victor Dethan dan Kwon Chang-hoon yang terlibat langsung dalam proses terciptanya gol Persija pada menit ke-86.

CETAK GOL - Persebaya Surabaya unggul sementara dari Arema FC pada Babak I Semifinal Piala Presiden 2026, Selasa (4/8/2026). Yuran Fernandes cetak gol.
CETAK GOL - Persebaya Surabaya unggul sementara dari Arema FC pada Babak I Semifinal Piala Presiden 2026, Selasa (4/8/2026). Yuran Fernandes cetak gol. (IG Piala Presiden 2026)

Aksi Dethan di sisi kiri berujung pada operan mendatar di dalam kotak penalti Persib. Laju bola itu dikonversi menjadi gol melalui sepakan kaki kiri Kwon Chang-hoon pada menit ke-86.

STY mengaku tidak puas daengan hasil akhir kekalahan.

Kendati demikian, ia tetap memberi selamat kepada Persib yang melaju ke final.

“Saya mengucapkan selamat kepada Persib. Para pemain dari kedua tim juga sudah bertanding dengan sungguh-sungguh. Namun, terkait hasil pertandingan, sangat disayangkan,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers pascalaga.

“Ekspektasi kami, sejujurnya hari ini kami bertanding dan berusaha untuk menang. Mengenai skor, tentu saya tidak puas,” ucapnya lagi.

Kini, juru taktik asal Korea Selatan itu semakin memahami celah-celah yang ada dalam tim besutannya. Berbagai kekurangan tersebut akan segera dibenahi agar tim semakin tangguh.

“Meski demikian, kami harus menerimanya dan saya berpikir kami harus berusaha lebih keras lagi agar dapat melangkah lebih jauh ke depan,” tutur Shin Tae-yong.

Kata Arhan

Sementara itu, bek Persija, Pratama Arhan, memastikan ia dan rekan-rekannya mengambil pelajaran dari laga semifinal Piala Presiden 2026 itu.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat buat Persib karena melaju ke final. Buat saya dan teman-teman, ini akan menjadi pembelajaran untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kami,” ucap Arhan.

Arhan pun menilai proses adaptasi tim masih terus berjalan. Dengan komposisi skuad yang banyak mengalami perubahan, ia meyakini performa Persija akan semakin meningkat seiring bertambahnya waktu kebersamaan.

“Karena menurut saya kami baru kumpul tidak terlalu lama. Banyak pemain baru juga, pemain asing juga kan belum tahu taktik Coach Shin seperti apa. Jadi, menurut saya memang butuh waktu saja untuk menyesuaikan taktik Coach Shin,” ujar Arhan lagi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.