Inflasi Tahunan Pangkalpinang Naik Jadi 2,67 Persen, Kelompok Ini Berkontribusi Paling Besar
suhendri August 05, 2026 09:50 AM

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) 2,67 persen pada Juli 2026. Inflasi tahunan tersebut meningkat dari bulan sebelumnya yang hanya 2,28 persen.

Dewi menyebutkan, inflasi tahunan tersebut terjadi akibat kenaikan harga yang hampir merata pada seluruh kelompok pengeluaran.

Kelompok transportasi menjadi penyumbang kenaikan harga terbesar dengan inflasi mencapai 6,25 persen.

Disusul kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 3,99 persen, kemudian penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 3,80 persen.

Selanjutnya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi sebesar 2,56 persen, diikuti kelompok kesehatan sebesar 2,33 persen, serta makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,16 persen.

Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mencatat inflasi sebesar 1,47 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,39 persen, serta perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,12 persen.

Adapun kelompok dengan kenaikan harga relatif rendah adalah pendidikan sebesar 0,21 persen dan rekreasi, olahraga, serta budaya 0,15 persen.

Dewi mengatakan, secara umum kondisi tersebut menunjukkan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat di Pangkalpinang masih mengalami kenaikan dibandingkan Juli tahun lalu, meskipun laju inflasinya tetap berada pada kisaran yang terkendali.

Dia menjelaskan, perkembangan inflasi menjadi salah satu indikator penting yang terus dipantau karena mencerminkan perubahan daya beli masyarakat sekaligus menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam merumuskan kebijakan pengendalian harga, khususnya untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan kebutuhan pokok di daerah.

"BPS berharap data inflasi yang dirilis setiap bulan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat dalam mengambil keputusan ekonomi serta memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui sinergi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)," tutur Dewi.

Selain inflasi tahunan, Kota Pangkalpinang pada Juli 2026 juga mengalami inflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,85 persen.

Sementara inflasi sejak awal tahun atau year to date (y-to-d) hingga Juli 2026 mencapai 1,59 persen. (t2)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.