TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mendatangi tempat usaha di kawasan Jalan dr. Cipto, dekat Kambang Iwak Kecik, Palembang, Sumatera Selatan, viral di media sosial.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku beberapa tempat usaha di lokasi tersebut kerap didatangi pria tersebut yang disebut sering meminta makanan maupun uang disertai sikap memaksa.
Keluhan itu diunggah melalui akun Instagram @palembang.update.
Dalam pesan langsung (DM) yang dikirim kepada admin, warga meminta agar kejadian tersebut dipublikasikan supaya mendapat perhatian dari pihak berwenang.
Baca juga: Sosok Dimas, Kurir yang Kehilangan Motor & 128 Paketnya di Kalidoni Palembang, Harus Ganti Rp 5 Juta
Dalam pesan yang dikirimkan kepada admin, pelaku usaha menceritakan bahwa pria tersebut datang dengan menggedor pintu tempat usahanya.
Saat ditanya keperluannya, pria itu mengaku ingin meminta kacang.
Namun ketika permintaannya tidak dipenuhi, ia disebut langsung marah.
“Tolong viralke min, kronologinya gedor pintu, pas ditanya, mau minta kacang. Dak dikasih marah, la sering nian orang disekitar sini dimintain uang dan maksa mau ikut ojol pas dapet orderan, dk diajak nak marah-marah,” isi pesan DM dari warganet yang usahanya diganggu OTK.
Warga juga menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.
Menurut pengakuannya, sejumlah pelaku usaha maupun warga di sekitar lokasi sudah beberapa kali mengalami hal yang sama sehingga menimbulkan keresahan.
“Udah sering min meresahkan warga, kejadian di tempat gado-gado di jln dr. Cipto deket kambang iwak kecik,” tambahnya.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria berdiri di luar bangunan sambil memanggil pemilik usaha melalui jendela.
Dengan suara lantang, pria tersebut beberapa kali meminta kacang.
“Kacang.. kacang..” ungkap OTK sambil melambaikan tangan dengan nada tinggi.
Pemilik usaha kemudian menjawab bahwa tidak ada kacang yang bisa diberikan. Mendengar jawaban tersebut, pria itu kembali meminta meski hanya sedikit.
“Minta dikit bae o.. kacangnyo be,” jawabnya.
Pedagang kemudian menolak memberikan permintaan tersebut. Ia mengaku khawatir dimarahi oleh pemilik usaha apabila memberikan barang dagangan tanpa izin.
Situasi sempat memanas ketika pria tersebut mengetahui dirinya direkam.
Setelah tidak mendapatkan kacang yang diminta, ia akhirnya meninggalkan lokasi.
Di akhir rekaman, terdengar suara perekam video yang meminta aparat segera mengambil tindakan.
“Ininah Polres Palembang, tangkepla uong inina meresahken.”
Video tersebut turut mendapat perhatian dari Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Melalui kolom komentar, ia menyatakan telah meminta jajaran Satpol PP untuk segera mengecek kondisi di lapangan.
Menurut Ratu Dewa, langkah tersebut dilakukan agar situasi tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Tadi sudah kito minta pol pp untuk segera tinjau lapangan. Jangan sampi meresahke warga,” ungkap Ratu Dewa.
Hingga kini, video tersebut masih menjadi perhatian warganet.
Banyak pengguna media sosial berharap ada tindak lanjut dari aparat terkait agar warga dan pelaku usaha di sekitar kawasan Jalan dr. Cipto dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman