Kepala Dinas Kesehatan Singgung Etika Profesi Soal Pegawai RSUD yang Viral Berkomentar Kasar
ferri amiril August 05, 2026 01:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya buka suara terkait pegawai RSUD dr Soekardjo yang berkomentar kasar kepada pasien BPJS yang viral di media sosial.

Kadinkes Kota Tasikmalaya dr Asep Hendra Hendriana menjelaskan, seharusnya bisa lebih bijak dalam berkomentar di media sosial dan menjaga etika profesi.

"Menurut saya setiap tenaga kesehatan memiliki kewajiban menjaga sikap, etika profesi, baik di keseharian. Karena ada marwah yang harus dijaga dengan baik," ucap dr. Asep dikonfirmasi TribunPriangan.com, Rabu (5/8/2026).

Ia menyebut, komentar yang kurang baik dengan membawa profesi tentu tidak pas dan bertentangan terhadap kode etik yang dipegang teguh.

"Memberikan komentar negatif terhadap pasien pengguna BPJS termasuk hal yang tidak pantas, tidak etis, dan bertentangan dengan sumpah serta kode etik profesi tenaga kesehatan," tegasnya.

Baca juga: Viral Komentar Kasar Pegawai RSUD Kepada Pasien BPJS di Tasikmalaya

Apalagi di regulasi yang berlaku saat ini mengatakan bahwa semua warga berhak mendapatkan pelayanan yang adil, dan bermutu sesuai standar.

"Semua tanpa memandang penjamin pelayanannya apakah menggunakan asuransi swasta, menggunakan BPJS, atau membayar dari kantong sendiri," tegasnya.

Sebelumnya seorang pasien curhat karena belum mendapatkan kamar rumah sakit viral di media sosial. Keluhan tersebut diunggah di akun Threads yang menyebutkan pasien BPJS harus menunggu delapan jam tapi belum mendapatkan kamar.

Namun, postingan itu kemudian dikomentari oleh akun-akun yang diduga milik tenaga kesehatan. Komentar itu juga menjadi sorotan karena dinilai nirempati.

Bahkan, selang seminggu kemudian pasien tersebut meninggal dunia. Meskipun bukan RS di Tasikmalaya. Namun, komentar salah satu pegawai RSUD dinilai kurang baik.

Akun yang menuliskan komentar itu diduga milik NZ seorang pegawai di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya 

NZ menuliskan komentar kurang baik terhadap curhatan pasien yang menggunakan layanan BPJS tersebut.

"Yuris org miskin harta miskin akal tp pgn di istimewain. 8 jam sangat sangat wajar apalagi kt lo itu RS rujukan nasional. Mungkin sekelas RSHS bdg atau RSCM rs jkt kan? boleh gue bilang sesuatu? LO bodoh BANYAK BACOT," tulis NZ.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.