Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tinjau Program Cetak Sawah di Pohuwato, Petani Berterimakasih
Aldi Ponge August 05, 2026 02:42 PM

TRIBUNGORONTALO.COM - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau lokasi program cetak sawah baru di Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Selasa (4/8/2026).

Lahan seluas 879 hektar hasil program cetak sawah baru tahun 2025 di Kabupaten Pohuwato mulai dimanfaatkan untuk ditanami padi. Lahan tersebut tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Randangan, Patilanggio, dan Duhiadaa.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail optimis pemanfaatan lahan program cetak sawah itu akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Apalagi dengan berbagai dukungan dan bantuan dari pemerintah, mulai dari benih, pupuk, serta alat mesin pertanian, akan sangat membantu petani dalam meningkatkan hasil produksi.

“Ada seluas kurang lebih 879 hektar yang saat ini sudah dua kali ditanami. Kita patut bersyukur meskipun pada awal produksinya baru mencapai tiga hingga empat ton per hektar. Tapi saya optimis setelah empat lima kali tanam hasilnya akan meningkat,” kata Gubernur Gusnar saat meninjau lahan sawah baru di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Selasa (4/8/2026).

Bupati Pohuwato Syaiful Mbuinga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Gusnar Ismail terhadap program cetak sawah. Syaiful mengisahkan pada tahun 2025 saat dirinya mendampingi Gubernur Gorontalo menghadap Menteri Pertanian.

“Program cetak sawah baru ini tidak langsung mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Saat saya mendampingi pak Gub memaparkan program ini dihadapan bapak Mentan, spontan beliau katakan berikan lima ribu hektar cetak sawah untuk Pohuwato,” kenang Syaiful menceritakan awal program itu.

Khusus di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, lahan sawah baru yang sudah dimanfaatkan seluas 19 hektar. Program cetak sawah baru itu didukung pula dengan penyaluran benih hingga bantuan alsintan, seperti traktor tangan, traktor roda empat, rotovator, dan drone.

Petani Randangan Berterima Kasih Kepada Gubernur Gusnar

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berdialog ddfddddwdwdddss
KUNJUNGAN - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berdialog dengan petani saat meninjau program pencetakan sawah baru di Desa Ayula, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Selasa (4/8/2026)

Ketua Brigade Pangan Tani Berkah, Jefriyanto Nasaru,mengungkapkan, Brigade Pangan Berkah yang bertugas melayani dan mendampingi petani pada program cetak sawah baru, saat ini mengelola sejumlah jenis alsintan. Di antaranya rotovator, traktor roda empat, combaine, traktor tangan, dan drone.

“Awalnya kami hanya bisa dua kali menanam dalam setahun. Namun dengan adanya bantuan alsintan bisa sampai tiga kali tanam. Alhamdulillah ini bisa meningkatkan pendapatan petani. Terima kasih kepada bapak Gubernur Gusnar Ismail,” ungkap Jefri.

Ketua Kelompok Goja Tani Desa Ayula, Eda Giasi merasa senang dengan program cetak sawah, sehingga lahan miliknya seluas empat hektar yang dulu tidak menghasilkan, sekarang sudah bisa dimanfaatkan dan menambah penghasilan keluarga.

“Alhamdulillah sekarang sawah yang baru dicetak itu sudah dua kali tanam, saya senang sekali. Terima kasih kepada bapak Presiden, Menteri Pertanian, Gubernur Gorontalo, Bupati Pohuwato, dan Kepala Dinas Pertanian,” tutur Eda.

Pemprov Gorontalo Manfaatkan Insentif Fiskal untuk Rehabilitasi Jalan Wanggarasi-Taluditi

Pemerintah Provinsi Gorontalo memanfaatkan dana insentif fiskal untuk merehabilitasi ruas jalan Wanggarasi-Taluditi, Kabupaten Pohuwato.

Lokasi ruas jalan yang akan direhabilitasi ditinjau langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Bupati Pohuwato Syaiful Mbuinga, Selasa (4/8/2026).

Gubernur Gusnar menjelaskan, dana insentif fiskal tersebut merupakan hadiah yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilan Pemprov Gorontalo dalam mengendalikan inflasi. Dana tersebut akan dimanfaatkan memperbaiki ruas jalan Wanggarasi-Taluditi sepanjang 1.150 meter.

“Hadiah itu kami kembalikan untuk pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Dipilihnya ruas jalan ini karena berkaitan langsung dengan pengendalian inflasi. Di sini adalah area pertanian yang sangat menentukan naik turunnya inflasi,” jelas Gusnar.

Perbaikan ruas jalan Wanggarasi-Taluditi akan menelan anggaran sebesar Rp3,75 miliar. Bupati Pohuwato Syaiful Mbuinga berharap perbaikan ruas jalan itu akan semakin memperlancar arus komoditas pertanian di kedua kecamatan.

“Akses jalan ini sudah sekian lama diharapkan masyarakat untuk diperbaiki. Alhamdulillah tahun ini Pemprov Gorontalo akan segera merehabilitasinya. Saya atas nama masyarakat sangat bersyukur karena akan memperlancar distribusi hasil panen di daerah ini,” pungkas Syaiful. (***/Pemprov)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.