Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Buka Lomba Resensi Buku antar SMP dan MTs
Aldi Ponge August 05, 2026 04:00 PM

TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, membuka lomba resensi buku berbasis koleksi perpustakaan 2026 di Perpustakaan Daerah pada Selasa (04/08/2026)

Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari berbagai SMP/MTs di Gorontalo Utara.

Peserta berasal dari SMP Negeri 1 Kwandang, SMP Negeri 2 Kwandang, SMP Negeri 4 Kwandang, SMP Negeri 5 Kwandang, SMP Negeri 2 Anggrek, SMP Negeri 5 Anggrek, dan SMP Miftahulhuda.

Bupati Gorut Thariq Modanggu mengajak seluruh peserta untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan yang akan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Politisi Partai Golkar ini berbagi pengalaman masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia menceritakan bahwa saat masih duduk di bangku sekolah dasar, perjalanan menuju sekolah harus ditempuh menggunakan perahu selama berjam-jam dan saat itu belum mengenal televisi maupun teknologi seperti yang dinikmati generasi saat ini.

Menurutnya, seluruh kemajuan teknologi yang ada saat ini lahir dari kekuatan ilmu pengetahuan dan kemampuan manusia untuk berpikir serta terus belajar.

"Semua penemuan besar di dunia lahir karena ilmu pengetahuan. Karena itu, isi pikiran kita dengan ilmu melalui membaca. Tidak ada orang yang langsung menjadi pintar tanpa belajar dan berlatih," katanya.

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, membuka lomba resensi buku ddd
BUKA LOMBA - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, membuka lomba resensi buku berbasis koleksi perpustakaan 2026 di Perpustakaan Daerah pada Selasa (04/08/2026)

Alumnus S2 UIN Sultan Alaudin Makassar menegaskan bahwa kemampuan menulis bukanlah bakat semata, melainkan keterampilan yang harus terus dilatih.

"Menulis adalah keterampilan. Semakin sering kita berlatih, semakin baik hasil tulisan kita. Saya sendiri mulai belajar menulis sejak menjadi mahasiswa, berkali-kali memperbaiki tulisan hingga akhirnya mampu menghasilkan buku," ungkapnya.

Ia berharap pelatihan dan lomba resensi buku ini menjadi bekal penting bagi para peserta, bukan hanya untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga sebagai persiapan menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi, mulai dari SMA hingga perguruan tinggi.

Thariq Modanggu memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus belajar, rajin membaca, dan berani menulis karena dari kebiasaan tersebut akan lahir generasi Gorontalo Utara yang unggul, kreatif, dan mampu bersaing di masa depan.

"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Saya yakin dari 50 peserta yang hadir hari ini akan lahir penulis-penulis hebat, akademisi, peneliti, bahkan pemimpin masa depan yang lebih baik dari kami. Teruslah membaca, teruslah menulis, karena itulah jalan menuju masa depan yang gemilang," pungkasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gorut, Thamrin Sirajudin menjelaskan lomba ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan budaya gemar membaca, mengoptimalkan pemanfaatan koleksi perpustakaan sebagai sumber belajar, serta membangun kemampuan literasi, berpikir kritis, dan keterampilan menulis di kalangan pelajar.

Ia menyampaikan bahwa melalui lomba ini para peserta diharapkan tidak hanya mampu membaca buku, tetapi juga memahami isi, menganalisis, mengkritisi, dan menyampaikan kembali gagasan dalam bentuk resensi yang berkualitas, bahkan mengembangkannya dalam bentuk video kreatif. (***/Pemkab)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.