Terkuak Penyebab Pasien BPJS Asal Bogor Ini Meninggal, Kondisi Yurizal Drop Usai Dinyinyiri Dokter
khairunnisa August 05, 2026 02:04 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkap penyebab Pasien BPJS yang viral bernama Yurizal Tri Chaerawan meninggal dunia setelah sembilan hari berjuang untuk sembuh dari penyakit.

Sosok Yurizal belakangan viral karena curhatannya di media sosial dinyinyiri para tenaga kesehatan (nakes) mulai dari perawat hingga dokter.

Padahal dalam akun Threads-nya itu, Yurizal hanya menuangkan unek-uneknya sembari menunggu kamar perawatan.

Yurizal pun tak panjang lebar curhat, terlihat hanya mengetik dua kalimat singkat tanpa tendensi apapun.

"8 jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs," curhat Yurizal di akun threads pada 22 Juli 2026 lalu.

Tak disangka, curhatan Yurizal itu justru panen hujatan dari para nakes.

Ada empat komentar dari nakes yang paling disorot netizen karena dianggap kejam.

"PPnya kayak orang have tapi aslinya haven't kah? haven't some brain cells," tulis dokter Elda Putri Rahardini lewat akun @erudarahaadini.

"Kalo full, mau dipindahkan kemana ? mau di lantai?
Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak
BPJS yg make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini," tulis dokter Benny Christian Sihombing lewat akun @bennychrstn.

"Yuriz org miskin harta miskin ilmu miskin akal tp pgn diistimewain. 8 jam sangat sangat wajar apalagi kata lo itu RS rujukan nasional. Mungkin sekelas RSHS bdg atau RSCM jkt kan? boleh gue bilang sesuatu? LO GOB*** BANYAK BAC**," tulis pegawai rumah sakit Norma Zahara lewat akun nouzzha_kim.

"Potong aja kak nadinya nanti juga cepet dapet ruangan," tulis perawat Widhiyarini lewat akun Widhiyarini.

Kondisinya kian drop

Komentar julid yang ditulis para dokter hingga perawat itu rupanya berpengaruh pada kondisi mentar Yurizal.

Sahabat almarhum, Firhan Arief menceritakan proses Yurizal mendatangi rumah sakit hingga dapat perawatan.

Ternyata selama dua hari lamanya Yurizal menunggu sampai bisa dapat kamar rawat.

Firhan lah yang sempat menemani mendiang Yurizal selama menjalani proses di rumah sakit.

"Saya yang tau riwayat penyakit Alm dari awal sampai Alm hembuskan nafas terakhir. Saya yang betul betul mendampingi Alm dari awal masuk IGD, nunggu CT Scan sampai 48 jam, dapat ruangan setelah 2 hari di IGD, dan bahkan ketika Alm mau masuk HCU ruangan penuh, akhirnya Alm diberikan tindakan khusus di ruang ranap," ungkap Firhan dalam akun Threads-nya, dilansir TribunnewsBogor.com, Rabu (5/8/2026).

Dua hari menanti kapan dirawat, kondisi Yurizal kian melemah.

Firhan bercerita bahwa Yurizal sampai menangis setelah membaca komentar julid dari para nakes yang seolah memojokkannya.

"Saya juga bersaksi, alm menangis dan sedih lihat threads ini. Alm capek, lelah, tapi saya gak ada di sebelah nya jadi beliau luapkan rasa sedih nya di sini," ujar Firhan.

Karenanya, Yurizal pun memutuskan untuk tidak lagi memegang ponsel setelah utasnya ramai dibanjiri komentar nirempati.

Hingga pada tanggal 31 Juli 2026, Yurizal menghembuskan napas terakhir.

"Ketika baca threads ini, Alm kondisi menurun dan sudah tidak megang alat komunikasi, airplane mode karena gk mau buka social media lagi," imbuh Firhan.

Baca juga: Postingan Terakhir Pasien BPJS Sebelum Meninggal Karena Drop Dinyinyiri Nakes: Pengen Tidur Nyenyak

Adapun penyebab kematian Yurizal, sang sepupu bernama Hilda Aprianti mengurai cerita pilu lainnya.

Dalam akun Threads-nya, Hilda menyebut bahwa Yurizal meninggal karena telat mendapatkan penanganan rumah sakit.

Kondisi Yurizal saat hendak ditangani pihak dokter pun sudah sangat gawat.

"Yurizal sender ini sepupu saya, sudah meninggal 31 juli kemarin, karena terlambat ditanganin RS karena sudah gawat bgt," pungkas Hilda.

Lebih lanjut diungkap Hilda, selama ini Yurizal tidak pernah menceritakan soal sakitnya ke keluarga.

"Maafin sepupu saya kalo curhat gini di threads, sebelumnya dia sakit ga pernah cerita2 kmn bahkan ke keluarga, apa2 nyimpen sendiri," kata Hilda.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.