TRIBUNMANADO.CO.ID - Kekhawatiran mulai dirasakan warga Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
Sejumlah masyarakat yang bermukim di wilayah yang belum terjangkau jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Manado mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kondisi tersebut memicu kepanikan, terlebih di tengah cuaca panas berkepanjangan yang dikaitkan dengan fenomena El Nino.
Selama ini, sebagian besar warga di wilayah tersebut mengandalkan sumber mata air, sumur gali, sumur bor hingga penampungan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun dalam beberapa pekan terakhir, debit air dari sejumlah sumber mulai menurun drastis sehingga pasokan air bersih semakin terbatas.
“Kami mulai kesulitan mendapatkan air. Mata air yang biasanya mengalir cukup deras sekarang tinggal sedikit. Kalau tidak segera hujan, kami khawatir akan semakin parah,” ujar Daman warga Bailang saat diwawancarai TribunManado.co.id, Rabu (5/8/2027).
Kata dia, kondisi ini membuat masyarakat harus menghemat penggunaan air untuk kebutuhan pokok seperti memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan sanitasi lainnya.
Tidak sedikit warga yang terpaksa mengambil air dari lokasi yang lebih jauh atau membeli air dengan biaya tambahan yang cukup memberatkan ekonomi keluarga.
“Kami takut katanya matahari panas masih berkelanjutan beberapa bulan kedepannya sehingga sumur-sumur bisa kering,” tuturnya.
Menurutnya, selain mengganggu aktivitas rumah tangga, keterbatasan air bersih juga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Sehingga, warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat, baik melalui distribusi air bersih menggunakan mobil tangki maupun percepatan pembangunan jaringan PDAM ke wilayah yang selama ini belum terlayani.
“Dua tahun lalu kalau tidak salah ketika terjadi El Nino pemerintah melalui instansi terkait melakukan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki ke pada warga.
Kami berharap kalau panas terus seperti ini pemerintah harus secepatnya ambil langkah agar masyarakat tetap mendapat akses air bersih,” pungkasnya.
(TribunManado.co.id/Fer)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK