Ribuan Siswa Baru di Bangka Selatan Bakal Terima Seragam Gratis, Anggaran Capai Rp 3 Miliar
Ardhina Trisila Sakti August 05, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 Miliar untuk program bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis pada tahun ajaran 2026/2027. 

Program tersebut akan menyasar sekitar 7.100 peserta didik baru jenjang SD dan SMP di sekolah negeri maupun swasta.

Saat ini pemerintah daerah masih menyelesaikan proses pengadaan sebelum bantuan didistribusikan ke seluruh satuan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori mengatakan penerima bantuan terdiri atas sekitar 3.900 siswa kelas I SD dan sekitar 3.200 siswa kelas VII SMP.

Seluruh peserta didik baru tersebut akan memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Program itu dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan anak pada awal tahun ajaran.

“Tahun ini program bantuan seragam dan juga perlengkapan sekolah gratis itu masih dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan oleh Pemkab Bangka Selatan,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Rabu (5/8/2026).

Anshori menerangkan setiap peserta didik akan menerima paket perlengkapan sekolah yang hampir sama dengan tahun sebelumnya. 

Total terdapat 12 item perlengkapan, meliputi seragam nasional lengkap, topi, dasi, ikat pinggang, kaos kaki, tas ransel, buku tulis, buku gambar, pensil, pulpen, penggaris dan penghapus. Untuk siswa SD disediakan seragam putih-merah, sedangkan siswa SMP memperoleh seragam putih-biru.

Anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai sekitar Rp 3 Miliar. Nilai anggaran itu relatif sama dengan tahun sebelumnya, namun pemerintah melakukan penyesuaian pada perlengkapan alat tulis sekolah akibat kenaikan harga.

Dengan penyesuaian tersebut, seluruh sasaran penerima tetap dapat memperoleh bantuan tanpa adanya penambahan anggaran.

“Paling untuk perlengkapan alat tulis kemungkinan ada pengurangan dikarenakan memang kenaikan harga. Dengan jumlah anggaran yang sama, otomatis ada penyesuaian,” jelas Asnhori.

Menurutnya proses pengadaan baru dimulai setelah pihaknya menerima data ukuran seragam dari seluruh peserta didik baru di sekolah.

Data tersebut baru tersedia setelah dimulainya tahun ajaran baru sehingga pengadaan tidak dapat dilakukan lebih awal.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan proses pengadaan selesai dalam waktu dekat agar bantuan segera didistribusikan ke seluruh sekolah.

Program bantuan seragam gratis merupakan salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid serta Debby Vita Dewi yang terus dilaksanakan setiap tahun sejak tahun 2021.

Pemerintah daerah menilai bantuan tersebut berarti bagi masyarakat karena dapat meringankan beban orang tua saat anak memasuki jenjang pendidikan baru. Selain itu, bantuan juga diharapkan menjadi bentuk dukungan agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang sama.

“Program ini adalah program prioritas Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati, dan setiap tahun kita laksanakan. Bantuan seperti ini sangat berarti bagi anak-anak maupun orangtua,” tuturnya.

Anshori berharap program tersebut mampu menekan angka putus sekolah yang selama ini dipicu keterbatasan biaya untuk membeli seragam dan perlengkapan belajar.

Setelah proses pengadaan rampung, seluruh paket bantuan akan segera disalurkan kepada sekitar 7.100 peserta didik penerima di seluruh satuan pendidikan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sejak awal tahun ajaran sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan belajar tanpa terkendala kebutuhan perlengkapan sekolah.

“Mudah-mudahan di bulan-bulan ini proses pengadaan selesai dan langsung kita sebarkan kepada seluruh murid penerima,” pungkas Anshori.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.