TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kalangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menekankan pentingnya penguatan ekosistem permuseuman di wilayah DI Yogyakarta.
Hal tersebut mengemuka dalam peringatan Lustrum XI Badan Musyawarah Museum (BARAHMUS) DIY yang digelar di Gedung DPD RI DIY, Kota Yogyakarta, Rabu (5/8/2026).
Anggota DPD RI dari Dapil DIY, Syauqi Soeratno, mengungkapkan kesiapan untuk terlibat dalam ekosistem ini, guna mematangkan langkah-langkah strategis ke delan.
Dijelaskan, dalam mengelola dan merawat museum, terdapat tiga substansi utama yang harus terus dipegang oleh para pengelola, yakni nilai, kemanfaatan, dan keberlanjutan.
"Pertama adalah nilai. Kita ingin pastikan, kita jaga, dan kita rawat nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu kita. Kedua, kemanfaatan, di mana dampaknya harus sungguh dirasakan," tandasnya.
"Tidak hanya oleh pengelola, tetapi juga masyarakat umum yang nanti ikut menjaga dan mendorong tumbuh kembang museum di DIY. Ketiga, adalah keberlanjutan melalui tata kelola yang profesional dan akuntabel," imbuh Syauqi.
Menurutnya, tata kelola yang baik akan memastikan museum beserta nilai dan kemanfaatannya tetap berjalan dan terus menebarkan manfaat di masa mendatang.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Syauqi pun mendorong BARAHMUS DIY supaya sesegera mungkin menyusun roadmap atau peta jalan kerja tahunan.
"Saya minta buatlah roadmap setahunan. Nanti per bulan kita review, kita ketemu bulanan. DPD RI siap masuk dan berkolaborasi dalam ekosistem itu bersama pemerintah, sektor swasta, dan perguruan tinggi," tegasnya.
Baca juga: Daftar 6 Pejabat Eselon III yang Dipromosikan Sultan jadi Eselon II
Dengan adanya parameter dan evaluasi rutin, pihaknya berharap upaya pengembangan museum ke depan dapat terus ditingkatkan secara berkala.
Sementara, peringatan Lustrum XI BARAHMUS DIY yang mengusung tema "Harmoni pada Perbedaan, Bersatu dalam Pelestarian" ini turut diwarnai dengan pembacaan Pernyataan Permuseuman Yogyakarta 2026.
Deklarasi tersebut menegaskan komitmen insan permuseuman di Yogyakarta untuk tumbuh menjadi lembaga yang berkelanjutan, adaptif, dan kolaboratif.
"Museum memiliki peran strategis sebagai ruang pelestarian warisan budaya, sekaligus ruang belajar yang relevan dengan tantangan masa depan," ujar Ketua BARAHMUS DIY, Hajar Pamadhi.
Melalui deklarasi tersebut, pengelola museum se-DIY berkomitmen memperkuat penguatan tata kelola, transformasi digital, peningkatan kapasitas SDM, hingga mendukung terwujudnya Yogyakarta sebagai City of Museum, serta berkontribusi aktif dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan isu lingkungan. (aka)