JPO Tendean yang Ambruk Segera Dibangun Lagi, Pramono: Tidak Pakai APBD
Feryanto Hadi August 05, 2026 05:18 PM

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dimulai pada Agustus 2026.

Pembangunan JPO tersebut dipastikan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebaliknya, proyek akan dibiayai melalui dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, usai JPO ambruk beberapa waktu lalu, langkah pertama yang dilakukan Pemprov DKI adalah membuka akses penyeberangan sementara berupa pelican crossing agar aktivitas warga tidak terganggu.

"Jadi untuk JPO Tendean seperti yang saya sampaikan, begitu kejadian kita buka untuk penyeberangan, pelican crossing-nya, dan sekarang sudah berjalan. Untuk membangun JPO-nya menggunakan dana KLB," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Pramono memastikan pembangunan JPO baru tidak akan membebani APBD.

Baca juga: JPO Rasuna Said Bikin Bingung Pengguna, Pramono Janji Segera Sambungkan Akses ke LRT

Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap persiapan administrasi dan teknis.

Ia berharap pekerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat sehingga JPO pengganti bisa segera digunakan masyarakat.

"Jadi tidak menggunakan dana APBD. Sekarang sedang dalam persiapan, mudah-mudahan dalam satu bulan ini kita sudah bisa memulai dan segera menyelesaikan JPO yang ada di Tendean," ujarnya.

Pelican Crossing Jadi Solusi Sementara

Sembari menunggu pembangunan JPO baru, masyarakat kini memanfaatkan pelican crossing yang dibangun sebagai fasilitas penyeberangan sementara.

Pelican crossing tersebut mulai beroperasi sejak Selasa (28/7/2026) dan dilengkapi lampu penyeberangan untuk mengatur arus kendaraan saat pejalan kaki melintas.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga keselamatan pejalan kaki sekaligus memastikan mobilitas warga tetap berjalan lancar selama proses pembangunan JPO berlangsung.

JPO Ambruk Setelah Ditabrak Truk

Sebelumnya, JPO di Jalan Kapten Tendean ambruk setelah ditabrak sebuah truk pengangkut alat berat yang melintas pada pertengahan Juli 2026.

Benturan menyebabkan struktur jembatan roboh dan menutup sebagian badan jalan sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Setelah insiden itu, Pemprov DKI bersama instansi terkait segera membongkar sisa konstruksi yang membahayakan pengguna jalan.

Sebagai pengganti sementara, pelican crossing dibangun agar masyarakat tetap memiliki akses penyeberangan yang aman hingga JPO permanen selesai dibangun.

Pemprov DKI kemudian memutuskan pembangunan JPO baru menggunakan dana KLB agar proses pengerjaan dapat segera dilakukan tanpa membebani anggaran daerah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.