BOLASPORT.COM - Pembalap SuperFile Trackhouse, Ai Ogura, berharap mampu melanjutkan momentum dalam tiga balapan terakhir menuju seri balap ke-12 pada MotoGP Inggris 2026.
Ogura tak pernah absen untuk berdiri di podium pada tiga balapan sebelumnya, dia selalu finis tiga besar sejak GP di Ceko (P2), Belanda (P1), dan Jerman (P2).
Pembalap asal Jepang itu bahkan menjadi satu-satunya pembalap Aprilia yang meraih hasil paling konsisten dengan selalu finis empat besar dalam lima seri balap terakhir.
Ogura menjadi harapan Aprilia saat dua pembalap dari tim utama justru sedang dalam catatan minor yakni Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.
Juara Dunia Moto2 2024 itu bersiap menghadapi paruh kedua musim setelah melewati jeda libur musim panas selama empat pekan.
“Liburan musim panas saya bisa diringkas dalam satu kata: motor," ucap Ogura, dilansir BolaSport.com dari Motorsport.
"Ini saatnya saya menikmati motor, karena selama akhir pekan balapan saya tidak bisa menikmati sepenuhnya, jadi liburan musim panas adalah waktu yang tepat untuk menikmati motor secara murni,” ujar pembalap yang juga gemar memancing itu.
Ogura kemudian melihat penampilannya musim lalu tidak sangat baik karena dia mengalami cedera lutut dan tidak mengikuti balapan.
Ya, Ogura belum pernah mengikuti Sprint dan balapan utama di Sirkuit Silverstone, Inggris pada kelas MotoGP.
"Tahun lalu, situasi di Silverstone cukup berat. Saat itu masih sangat awal musim, saya sedang membangun ritme dan membangun kepercayaan diri."
"Tetapi saya rasa pada Jumat pagi itulah saya mengalami kecelakaan parah di tikungan cepat nomor 2 dan lutut saya cedera, yang membuat saya harus absen beberapa balapan."
"Silverstone 2025 adalah salah satu momen terburuk saya tahun itu, tapi situasinya sekarang sangat berbeda dengan tahun lalu," ujarnya dengan semangat.
Ogura merasa percaya diri setelah penampilan impresif dalam bebelapan terakhir, apalagi setelah sukses meraih kemenangan perdananya di kelas utama.
Namun, dia tak mau terlalu percaya diri juga karena Silverstone merupanya sirkuit yang sulit.
“Melakukan satu putaran sempurna di Silverstone sangat sulit karena ada banyak sekali tikungan, satu putaran sangat panjang, dan ada tikungan cepat, tikungan lambat, serta banyak perubahan arah, jadi bisa dibilang hampir mustahil untuk melakukan satu putaran sempurna."
"Tetapi kamu bisa mendekatinya, maksudku, semua orang berusaha mendekati putaran sempurna. Jadi, semoga aku bisa melakukannya atau salah satu dari kami bisa melakukannya,” kata Ogura.
“Saya merasa perlu mengubah hal itu karena sebelumnya saya bukan penggemar sirkuit yang mengalir dan tikungan cepat, tetapi sejak naik ke MotoGP, hal-hal itu telah menjadi salah satu kelebihan saya."
"Jadi, saya harap hal itu juga berhasil kali ini,” kata pembalap asal Jepang itu, yang akan berusaha merebut posisi teratas MotoGP Inggris akhir pekan ini.