Tabung Gas Melon Meledak, Tujuh Rumah di Kiaracondong Bandung Ludes Dilalap Si Jago Merah
Muhamad Syarif Abdussalam August 05, 2026 05:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Kebakaran melanda bangunan di Jalan Stasiun Lama, Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sedikitnya tujuh bangunan yang terdiri dari warung hingga permukiman warga terdampak setelah api diduga berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di salah satu rumah warga.

Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumarto, mengatakan berdasarkan informasi awal, api pertama kali muncul dari rumah milik seorang warga bernama Ibu Darto.

Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

"Informasi terakhir yang kami terima, kebakaran diduga berawal dari tabung gas melon yang ada di salah satu rumah milik Ibu Darto. Dari situ api cepat merambat. Kurang lebih dalam setengah jam api sudah menjalar ke tujuh rumah," ujar dia kepada Tribun Jabar, Rabu (5/8/2026).

Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari Polsek Kiaracondong dan Polrestabes Bandung, termasuk Tim Inafis dan Satreskrim, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus menginventarisasi dampak kebakaran.

Hasil pendataan sementara, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Alhamdulillah kami langsung menginventarisasi ada tidaknya korban jiwa. Hasilnya tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material," katanya.

Meski demikian, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

"Saat ini kerugian material masih kami hitung. Berapa total kerugian akibat kebakaran ini masih dalam perhitungan," ujarnya.

Dikatakannya, untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung mengerahkan tiga unit mobil pemadam. Api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.

"Terpantau ada tiga kendaraan pemadam kebakaran di bawah pimpinan Pak Kabid Leon. Alhamdulillah api bisa segera dipadamkan. Kejadian sekitar pukul 12.00, kemudian sekitar pukul 13.10 hingga 13.14 WIB kondisi api sudah padam," ucapnya.

Pihaknya hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan apakah kebakaran dipicu kebocoran tabung gas, korsleting listrik, atau faktor lainnya.

"Kemungkinan masih kami dalami. Apakah dari korsleting listrik atau kebocoran tabung gas, itu masih dalam penyelidikan. Tim Inafis saat ini sedang bekerja," katanya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa kondisi instalasi gas di rumah untuk mencegah kejadian serupa.

"Kami mengimbau warga, khususnya di Kiaracondong, agar melakukan pengecekan tabung gas. Jika karet atau ujung regulator sudah melar, segera diganti. Begitu juga selang gas harus dipastikan tidak bocor karena itu bisa memicu kebakaran," jelasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.