Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Tingginya minat masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh terhadap moda transportasi udara kian terlihat.
Layanan penerbangan pesawat Susi Air rute Kutacane-Banda Aceh yang beroperasi dua kali seminggu, yakni setiap Rabu dan Sabtu, mendapat respons sangat positif dari warga setempat.
Berdasarkan pantauan pada Rabu (5/8/2026), seluruh kursi penerbangan Susi Air dari Bandara Alas Leuser Kutacane menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar terisi penuh sebanyak 12 orang.
Bahkan, terdapat tujuh calon penumpang yang terpaksa masuk dalam daftar tunggu (waiting list).
"Hari ini jumlah penumpang Susi Air dari Kutacane ke Banda Aceh penuh, yaitu 12 orang.
Begitu juga sebaliknya, rute Banda Aceh-Kutacane terisi penuh 12 orang.
Sebanyak tujuh orang calon penumpang rute Kutacane- Banda Aceh belum bisa berangkat dan masuk daftar waiting list," ujar Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Bandara Alas Leuser Kutacane, Marwan Sultan kepada TribunGayo.com.
Marwan menjelaskan, calon penumpang yang belum bisa terangkut tersebut disebabkan oleh tidak adanya pemesanan yang dibatalkan.
Sebagian besar penumpang telah memesan tiket jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan.
"Mereka sudah memesan tiket pesawat Susi Air sekitar tiga hingga sepuluh hari sebelum hari keberangkatan menuju Banda Aceh," tambahnya.
Untuk masyarakat yang ingin menggunakan jasa penerbangan Susi Air melalui Bandara Alas Leuser Kutacane, berikut adalah rincian jadwal dan tarifnya:
Rute Kutacane – Banda Aceh (Bandara SIM)
Selain rute utama tersebut, terdapat pula penerbangan perintis dari Bandara Alas Leuser Lawe Kinga (Kecamatan Semadam) menuju Bandara Internasional SIM Blang Bintang yang beroperasi setiap hari Rabu pada pukul 11.35 WIB – 11.55 WIB. (*)
Baca juga: Harga Kakao dan Pinang di Aceh Tenggara Stabil Pekan Ini
Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tenggara 5 Agustus 2026: Waspada Potensi Hujan Ringan
Baca juga: DPRK Aceh Tenggara Diminta Turunkan Tim Pansus Pupuk Bersubsidi