Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat Penduduk di Situbondo
Hermawan Arifianto August 05, 2026 10:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk warga di Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, pada Rabu (5/8/2026) siang sekitar pukul 14.25 WIB. Akibat insiden ini, tiga unit rumah milik warga setempat rata dengan tanah dan mengalami kerusakan berat, dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 120 juta.

​Berdasarkan data resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Situbondo, tiga warga yang menjadi korban terdampak adalah Ahmad (65), Gasali (54), dan Suni (58).

​Menurut Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriono, peristiwa bermula saat kobaran api mendadak muncul dari area dapur rumah milik Ahmad (65). Dalam hitungan menit, tiupan angin dan material bangunan semi permanen membuat kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke dua bangunan rumah di sekitarnya, yakni milik Gasali dan Suni.

"​Melihat kobaran api yang terus membumbung, warga sekitar panik dan langsung bergotong-royong melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan peralatan seadanya. Sebagian warga lainnya bergegas menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Situbondo," katanya, Rabu (5/8/2026).

 

 

Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Permukiman Padat di Situbondo (Foto: Hermawan/Liputan6.com)
Kebakaran Permukiman Padat di Situbondo (Foto: Hermawan/Liputan6.com)

​Tak lama setelah menerima laporan, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Situbondo Kota diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penjinakan api serta proses pembasahan guna mencegah perembetan lebih luas.

​"Meskipun api sempat membesar dan menghanguskan pemukiman, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun kerugian mencapai ratusan juta," tambah Puriono.

​Kata Puriono, penyebab pasti munculnya titik api di dapur rumah Ahmad masih belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kapongan.

​Di lokasi kejadian, sejumlah unsur gabungan dari Staf Kecamatan Kapongan, Anggota Koramil dan Polsek Kapongan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo, Tagana Dinsos, hingga Pemerintah Desa Pokaan turun langsung membantu pengamanan dan kaji cepat.

​"Kami akan menindaklanjuti musibah ini melalui tahap Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) serta penyaluran bantuan logistik bagi para korban terdampak," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.