TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Salah satu program yang akan dijalani tim berjuluk Ayam Kinantan adalah menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) di Pulau Jawa pada 18-27 Agustus 2026.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan rencana TC tersebut sudah dipastikan dan tinggal menunggu penjelasan resmi dari manajemen terkait lokasi serta agenda selama berada di Pulau Jawa.
Menurut Eko, tim pelatih memilih Jawa Tengah sebagai lokasi pemusatan latihan karena memiliki fasilitas yang memadai, sekaligus memudahkan PSMS mendapatkan lawan uji coba yang berkualitas.
"TC nanti minggu depan sudah kita pastikan. Untuk lokasi nanti mungkin manajemen yang akan menjelaskan. Pertimbangannya di Jawa Tengah karena fasilitas lapangannya bagus dan banyak pilihan lawan uji coba," ujar Eko kepada Tribun Medan.
Ia menjelaskan, keberadaan sejumlah klub Liga 1 maupun Liga 2 di Jawa Tengah menjadi keuntungan tersendiri bagi PSMS dalam mencari lawan uji coba. Di wilayah tersebut terdapat sejumlah tim yang berkompetisi di Liga 2 musim 2026/2027, seperti PSIS Semarang, Persiku Kudus, Persis Solo, dan Persekat Tegal.
Terkhusus PSIS Semarang dan Persiku Kudus yang akan menjadi rival PSMS Medan di Grup Barat Liga 2 musim 2026/2027. Sementara itu, Persis Solo dan Persekat Tegal berasal dari grup berbeda sehingga juga berpotensi menjadi alternatif lawan uji coba selama pemusatan latihan.
Dengan banyaknya pilihan klub, tim pelatih memiliki keleluasaan menentukan lawan uji coba yang sesuai dengan kebutuhan tim, baik menghadapi peserta yang berada di grup yang sama maupun klub dari grup berbeda. "Di sana ada tim Liga 1, Liga 2 juga banyak. Ada yang satu grup dengan kita, ada juga yang berbeda grup. Jadi kita bisa memilih lawan yang tepat untuk uji coba selama TC," katanya.
Eko mengungkapkan, selama menjalani pemusatan latihan di Jawa Tengah, PSMS berencana melakoni tiga pertandingan uji coba. Laga-laga tersebut diharapkan menjadi sarana untuk mengukur perkembangan tim sekaligus mematangkan strategi sebelum kompetisi resmi dimulai.
Meski demikian, Eko tidak menutup kemungkinan menghadapi tim yang nantinya menjadi rival satu grup di Liga 2. Menurutnya, hal itu masih akan dipertimbangkan oleh tim pelatih bersama manajemen. "Nanti akan kita pertimbangkan juga kalau uji coba dengan tim yang satu grup," ucapnya.
Lebih lanjut, Eko menilai pemusatan latihan di Pulau Jawa menjadi pilihan terbaik karena PSMS mengalami kendala mencari lawan uji coba yang selevel di Medan. Dengan banyaknya klub profesional di Jawa, ia berharap para pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang lebih kompetitif. "Makanya kita TC di sana. Kita akan mendapatkan pengalaman yang berharga karena di Medan sendiri kita kesulitan mencari lawan yang setara atau bahkan di atas kualitas kita," pungkasnya.
Baca juga: PSMS Medan Rencanakan TC di Jawa Tengah, Eko Purdjianto: di Medan Sulit Cari Lawan Setara
Semakin Maksimal
DENGAN agenda pemusatan latihan dan tiga laga uji coba tersebut, PSMS berharap persiapan tim semakin maksimal sehingga mampu tampil lebih kompetitif saat mengarungi Liga 2 musim 2026/2027.
Sebelumnya, PSMS Medan telah mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden Elite 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga 2 musim 2026/2027. Dalam ajang tersebut, Ayam Kinantan tergabung di Grup B bersama Port FC, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta.
Namun, PSMS belum mampu meraih hasil positif. Dari tiga pertandingan yang dijalani, tim asuhan Eko Purdjianto itu selalu menelan kekalahan sehingga harus finis sebagai juru kunci Grup B tanpa poin. Sepanjang turnamen, PSMS hanya mampu mencetak satu gol dan kebobolan tujuh kali. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih dan manajemen untuk membenahi berbagai aspek permainan sebelum mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. (cr29/Tribun-Medan.com)