Akankah Kobbie Mainoo menjadi starter untuk Manchester United setelah investasi lini tengah senilai £83m yang datang terlambat?
Agus Firmansyah August 06, 2026 12:09 AM

Dengan Kobbie Mainoo masih belum kembali mengikuti latihan pramusim meski menghabiskan sebagian besar musim panasnya hanya menjadi penonton di Piala Dunia, para penggemar Manchester United kini bertanya-tanya, kepada diri mereka sendiri maupun satu sama lain, apakah gelandang muda menjanjikan itu layak memulai musim Liga Primer sebagai pilihan utama di jantung lini tengah tim.

Mainoo sudah beberapa kali menunjukkan kualitasnya saat mengenakan seragam Manchester United: debut penuh liga yang luar biasa melawan Everton, gol sekaligus penghargaan pemain terbaik pertandingan di final Piala FA kontra rival utama mereka, serta gol penentu kemenangan atas Liverpool menjelang akhir musim lalu. Setelah kepergian Ruben Amorim, sempat terlihat bahwa Mainoo telah mengunci tempatnya di lini tengah United di bawah Michael Carrick, tetapi situasi itu kini terancam oleh kedatangan pemain baru, persaingan yang meningkat, dan komitmen yang tampak kurang meyakinkan.

Setelah secara kontroversial tidak bermain sama sekali di Piala Dunia—keputusan yang membingungkan banyak pendukung Inggris ketika Declan Rice dan Elliot Anderson terus dipaksa bekerja keras—Mainoo masih belum kembali untuk latihan pramusim di klub masa kecilnya. Ia dan sesama pemain timnas Inggris, Marcus Rashford, diperkirakan baru akan kembali pada 10 Agustus.

Keputusan Mainoo untuk memakai penuh masa istirahat tiga minggu yang direkomendasikan FIFA setelah tersingkir dari Piala Dunia, sementara para finalis Lionel Messi dan Leandro Paredes sudah terlihat kembali di pusat latihan klub masing-masing, telah memicu perdebatan di kalangan suporter Manchester United.

Banyak yang merasa gelandang itu seharusnya sudah kembali bekerja keras, terutama setelah musim panas yang nyaris tanpa aksi di lapangan, sementara yang lain menilai ia memang pantas beristirahat, khususnya karena cedera punggung yang dialaminya sebelum laga perebutan tempat ketiga Inggris melawan Prancis. Pemain United lainnya yang juga belum kembali atau baru kembali belakangan ini mendapat sorotan yang lebih kecil karena beban pertandingan mereka selama musim panas jauh lebih besar.

Bruno Fernandes dan Matheus Cunha, yang bermain rutin selama Piala Dunia, sudah hadir dalam sesi latihan pada awal bulan. Rekrutan baru Youri Tielemans bahkan datang lebih cepat dari perkiraan.

Jadi, mengapa Mainoo mengambil risiko terhadap peluangnya menjadi starter ketika musim Liga Primer semakin dekat? Waktu kembalinya yang terlambat menjadi semakin menarik jika melihat para pemain di posisinya; rekrutan anyar Andrey Santos, yang tampil mengesankan selama pramusim, dan Tielemans, yang memiliki pengalaman luas di Liga Primer, sama-sama bersaing untuk satu tempat utama di lini tengah. Lalu ada juga Mason Mount, yang mulai menunjukkan kebangkitan setelah beberapa musim terakhir diganggu cedera dan performa yang menurun.

Meski hanya menjadi starter 12 kali dalam kampanye Liga Primer terakhir mereka, penampilan pramusim Mount yang kuat kabarnya telah membuat United berpikir ulang soal merekrut gelandang lain. Itu pada akhirnya bisa membantu Mainoo, tetapi untuk saat ini, seberapa besar peluangnya untuk menjadi starter di lini tengah Manchester United saat menghadapi Hull pada 22 Agustus?

Carrick jelas merupakan pengagum besar Mainoo, setelah bekerja dengannya sejak usia 13 tahun, tetapi persaingan di lini tengah United pada akhir musim lalu adalah Manuel Ugarte yang tampil sangat buruk, bukan Tielemans atau Andrey Santos. Bahkan ketika Mainoo berada di dalam tim, Carrick tahu bahwa sang pemain masih memiliki kekurangan.

Berbicara kepada BBC Sport pada Februari, Carrick berkata: “Ada hal-hal yang bisa ia tingkatkan, ada aspek-aspek yang bisa ia perbaiki, tetapi kami belum benar-benar mulai mengerjakannya, karena kami membiarkannya bermain dan menemukan alurnya, menemukan ritme bermain sepak bolanya lagi.

“Dia pesepak bola yang fantastis, dan dia memiliki bakat yang benar-benar sangat besar.”

Hampir tidak ada yang meragukan besarnya bakat itu, tetapi apakah itu akan cukup untuk memaksakan dirinya masuk ke lini tengah Manchester United yang diperkuat investasi musim panas senilai £83m? Saat ia akhirnya pulih dari musim panas yang dihabiskan di bangku cadangan Inggris, bisa jadi ia justru mendapati dirinya berada di versi merah dari bangku tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.