Pembangunan Ulang JPO Tendean Segera Dimulai
Rifqy Alief Abiyya August 06, 2026 02:00 AM

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan ulang jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, dapat mulai dikerjakan dalam sebulan. Dia menyebut, saat ini baru mulai tahap persiapan.

"Sekarang sedang dalam persiapan mudah-mudahan dalam satu bulan ini kita sudah bisa memulai dan segera menyelesaikan JPO yang ada di Tendean," kata Pramono kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Pramono menambahkan, pembangunan JPO ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dari dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Oleh karena itu, pembangunan kembali JPO tersebut tidak membebankan APBD.

"Untuk membangun JPO-nya menggunakan dana KLB. Jadi tidak menggunakan dana APBD," katanya.

Selain itu, Pramono juga mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyediakan pelican crossing sejak JPO tersebut ditabrak. Ia berharap, adanya akses ini membuat masyarakat nyaman dan aman saat menyebrang.

"Jadi untuk JPO Tendean seperti yang saya sampaikan begitu kejadian kita buka untuk penyeberangan apa, pelican cross-nya dan sekarang sudah berjalan," ungkapnya.

 

Butuh Dana Rp 5-6 Miliar

Sebuah truk  truk towing pengangkut alat berat (crane)  tersangkut dan merusak  jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Kapten Tendean, Jakarta, Selasa (14/07/2026).
Sebuah truk truk towing pengangkut alat berat (crane) tersangkut dan merusak jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Kapten Tendean, Jakarta, Selasa (14/07/2026).

Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru memperkirakan pembangunan kembali Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan (Jaksel) yang roboh usai ditabrak truk membutuhkan anggaran sekitar Rp 5-6 miliar.

“Mungkin sekitar Rp 5-6 miliar,” kata Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Saat ini, lanjutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menghitung kebutuhan anggaran sekaligus mencari skema pendanaan untuk merealisasikan pembangunan kembali JPO Tendean. Heru mengatakan, besaran anggaran itu masih berupa estimasi awal karena perhitungan teknis masih dilakukan.

“Anggarannya kan mau kita hitung dulu,” kata Heru.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen membangun kembali JPO Tendean. Namun, kata Heru sebelum proses konstruksi JPO Tendean dimulai, Pemprov DKI Jakarta harus lebih dulu memastikan sumber pembiayaannya.

“Yang jelas JPO-nya ya, itu mau dibangun lagi ya. Akan dicarikan pembiayaan. Itu aja ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat nggak lama sudah ada kabar untuk pembangunan JPO,” ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.