Mati Air Hari Ini di Samarinda 6 Agustus 2026, Perumda Tirta Kencana Umumkan Wilayah Terdampak
Briandena Silvania Sestiani August 06, 2026 07:19 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Jadwal mati air Samarinda hari ini dan daftar daerah terdampak.

Warga Kota Samarinda yang menjadi pelanggan Perumda Tirta Kencana diimbau mengantisipasi potensi gangguan distribusi air bersih pada Kamis, 6 Agustus 2026. 

Perusahaan daerah tersebut menjadwalkan sejumlah pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur yang diperkirakan berdampak pada pelayanan di beberapa kawasan.

Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi @perumdatirtakencana.

Selama proses pemeliharaan berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah berpotensi mengalami air tidak mengalir maupun tekanan air yang menurun.

Karena itu, masyarakat yang berada di kawasan terdampak disarankan menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi.

Baca juga: Jadwal Mati Air PDAM Samarinda Kamis 6 Agustus 2026 Mulai Pukul 08.00 Wita, Daftar Daerah Terdampak

Pengurasan Bak Sedimentasi dan Lagoon IPA Kalhol Jadi Agenda Utama

Pekerjaan utama yang dijadwalkan pada Kamis (6/8/2026) adalah pengurasan bak sedimentasi dan lagoon IPA Kalhol.

 Pengurasan secara berkala diperlukan agar endapan tidak menumpuk sehingga kualitas pengolahan air tetap terjaga.

Selain bak sedimentasi, pekerjaan juga dilakukan pada lagoon IPA Kalhol.

Lagoon merupakan kolam penampungan dalam sistem pengolahan air yang digunakan sebagai bagian dari proses pengendapan maupun pengelolaan air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.

Sementara itu, IPA merupakan singkatan dari Instalasi Pengolahan Air, yaitu fasilitas yang mengolah air baku dari sumber air menjadi air bersih yang memenuhi standar sebelum dialirkan ke rumah-rumah pelanggan.

Melalui kegiatan pemeliharaan tersebut, Perumda Tirta Kencana berupaya menjaga keandalan sistem distribusi air bersih agar pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.

Tiga Pekerjaan Dilaksanakan Secara Bersamaan

Selain pengurasan fasilitas pengolahan air, Perumda Tirta Kencana juga akan melaksanakan sejumlah pekerjaan teknis pada jaringan perpipaan.

Berdasarkan informasi yang diumumkan, terdapat tiga pekerjaan utama yang dilakukan secara bersamaan.

Pekerjaan pertama adalah perbaikan pipa jalur air baku DN 700 mm.

Istilah DN (Diameter Nominal) merupakan ukuran standar diameter pipa yang digunakan dalam sistem perpipaan. Pipa dengan ukuran DN 700 milimeter merupakan pipa berdiameter besar yang berfungsi menyalurkan air baku menuju instalasi pengolahan sebelum diolah menjadi air bersih.

Pekerjaan kedua berupa pemasangan valve inlet filter Nomor 2 DN 400 mm.

Valve merupakan katup pengatur aliran air pada jaringan perpipaan. Sementara inlet filter adalah saluran masuk menuju unit penyaringan dalam instalasi pengolahan air. Pemasangan valve baru dilakukan untuk mengatur aliran air sehingga proses operasional instalasi dapat berjalan lebih optimal.

Adapun pekerjaan ketiga adalah interkoneksi pipa DN 600 mm x 150 mm di Jalan Trikora depan Palaran City.

Interkoneksi pipa merupakan proses penyambungan dua jaringan perpipaan agar sistem distribusi air menjadi saling terhubung dan dapat mendukung pemerataan aliran ke wilayah pelayanan.

Menurut Perumda Tirta Kencana, seluruh pekerjaan tersebut dikerjakan dalam waktu yang sama sehingga berpotensi memengaruhi distribusi air kepada pelanggan selama proses berlangsung.

Estimasi Pekerjaan Berlangsung Delapan Jam

Perumda Tirta Kencana memperkirakan seluruh rangkaian pekerjaan selesai dalam waktu sekitar delapan jam.

Pekerjaan dimulai pukul 08.00 Wita hingga selesai.

Selama proses berlangsung, pelanggan di sejumlah wilayah diminta mengantisipasi kemungkinan air tidak mengalir maupun tekanan air yang menurun akibat penghentian sementara distribusi.

Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai agar kebutuhan rumah tangga tetap dapat terpenuhi selama proses pemeliharaan berlangsung.

Wilayah yang Berpotensi Mengalami Gangguan

Dalam pengumuman resminya, Perumda Tirta Kencana menyebutkan beberapa wilayah yang kemungkinan terdampak gangguan pelayanan air bersih.

Wilayah tersebut meliputi:

Kelurahan Palaran sebagian.
Kelurahan Simpang Pasir dan sekitarnya.
Jalan H.M Rifaddin sebagian.
Wilayah Stadion Palaran.
Jalan Adi Sucipto sebagian.
Kelurahan Handil Bakti dan sekitarnya.

Gangguan yang dimaksud berupa distribusi air yang tidak mengalir maupun tekanan air yang berkurang selama pekerjaan berlangsung.

Karena itu, pelanggan di wilayah tersebut diimbau untuk mempersiapkan kebutuhan air bersih sebelum jadwal pekerjaan dimulai.

Pemeliharaan Dilakukan untuk Menjaga Keandalan Pelayanan

Pemeliharaan fasilitas instalasi pengolahan air dan jaringan perpipaan merupakan bagian dari upaya menjaga keandalan sistem distribusi air bersih.

Pengurasan bak sedimentasi bertujuan menghilangkan endapan yang dapat mengganggu proses pengolahan air, sedangkan perbaikan pipa, pemasangan valve, serta interkoneksi jaringan dilakukan untuk meningkatkan kinerja sistem distribusi sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berlangsung lebih baik.

Dengan dilaksanakannya pekerjaan tersebut, Perumda Tirta Kencana berharap sistem penyediaan air bersih tetap berfungsi secara optimal setelah proses pemeliharaan selesai.

Pelanggan Dapat Menghubungi Contact Center

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan selama proses pekerjaan berlangsung, Perumda Tirta Kencana menyediakan layanan Contact Center.

Pelanggan dapat menghubungi nomor telepon (0541) 2088100 atau melalui layanan WhatsApp 0811-553-536.

Melalui layanan tersebut, pelanggan dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan pekerjaan, estimasi normalisasi distribusi air, maupun menyampaikan laporan apabila masih mengalami gangguan setelah pekerjaan selesai.

Perumda Tirta Kencana juga mengajak pelanggan untuk mengikuti informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @perumdatirtakencana, sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan pelayanan maupun jadwal pemeliharaan yang berpotensi memengaruhi distribusi air bersih di Kota Samarinda.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.