Latihan Soal HOTS Sejarah Kelas 12 SMA Materi Bab 1 Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan
Siti Umnah August 06, 2026 09:27 AM

SRIPOKU.COM - Memasuki Bab 1 pada mata pelajaran Sejarah Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka, siswa mempelajari materi penting mengenai "Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia (1945–1949)".

Pada bab ini, siswa diajak untuk menganalisis berbagai strategi bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi, kedatangan kembali Sekutu dan NICA, serta kombinasi perjuangan fisik (pertempuran) dan perjuangan diplomasi di perundingan internasional.

Untuk membantu siswa mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS) dan mempermudah guru dalam menyusun bahan evaluasi, berikut adalah 10 Latihan Soal HOTS Sejarah Kelas 12 SMA Bab 1 dalam bentuk pilihan ganda yang dilengkapi dengan kunci jawabannya.

Baca juga: 15 Soal Esai UH Sejarah Kelas 12 SMA Materi Bab 1 Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Semester 1

(1) Kedatangan pasukan Sekutu (AFNEI) yang diboncengi oleh NICA (Belanda) pascaproklamasi kemerdekaan menimbulkan gelombang perlawanan di berbagai daerah di Indonesia. Jika dianalisis dari sudut pandang hukum internasional pada tahun 1945, akar konflik utama antara Indonesia dan Belanda dipicu oleh...

A. Keinginan Indonesia untuk menguasai seluruh aset persenjataan tentara Jepang di Asia Tenggara

B. Perbedaan pandangan di mana Belanda menganggap Indonesia masih milik Kerajaan Belanda berdasarkan Perjanjian London, sedangkan Indonesia menyatakan telah merdeka dan berdaulat

C. Penolakan bangsa Indonesia terhadap masuknya bantuan kemanusiaan yang dibawa oleh Sekutu

D. Pelanggaran kesepakatan perbatasan wilayah laut yang dilakukan oleh para nelayan Indonesia

E. Perebutan hak pengelolaan tambang minyak di wilayah Sumatra dan Kalimantan

Kunci Jawaban : B. Perbedaan pandangan di mana Belanda menganggap Indonesia masih milik Kerajaan Belanda berdasarkan Perjanjian London, sedangkan Indonesia menyatakan telah merdeka dan berdaulat

(2) Peristiwa "Bandung Lautan Api" pada Maret 1946 merupakan tindakan pengosongan dan pembakaran kota Bandung bagian selatan oleh para pejuang dan warga. Analisis yang paling tepat mengenai alasan strategis di balik keputusan pembumihansuan tersebut adalah...

A. Agar kota Bandung tidak dijadikan markas strategis militer oleh tentara Sekutu dan NICA akibat kalahnya jumlah dan kualitas persenjataan pejuang

B. Wujud keputusasaan para pejuang karena Sekutu mengancam akan menjatuhkan bom atom di kota Bandung

C. Instruksi langsung dari markas PBB untuk membagi wilayah Bandung menjadi dua zona netral

D. Strategi menarik perhatian dunia internasional agar Sekutu dipersalahkan atas kerusakan kota

E. Upaya menghancurkan seluruh cadangan bahan pangan milik warga agar tidak dicuri oleh Sekutu

Kunci Jawaban : A. Agar kota Bandung tidak dijadikan markas strategis militer oleh tentara Sekutu dan NICA akibat kalahnya jumlah dan kualitas persenjataan pejuang

(3) Dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, pemerintah Indonesia menerapkan kombinasi antara "Perjuangan Fisik" dan "Perjuangan Diplomasi". Keterkaitan strategis antara pertempuran di lapangan dengan meja perundingan adalah...

A. Perjuangan fisik bertujuan menghancurkan seluruh tentara Belanda, sedangkan diplomasi hanya sebagai pelengkap

B. Perjuangan fisik memberi daya tawar (bargaining power) dan posisi kuat bagi diplomat Indonesia di meja perundingan untuk membuktikan bahwa Republik Indonesia masih eksis

C. Perjuangan diplomasi dilakukan ketika seluruh pasukan militer Indonesia telah mengalami kekalahan total

D. Diplomasi bertujuan mengulur waktu agar pejuang Indonesia dapat membeli senjata baru dari negara luar

E. Perjuangan fisik hanya dilakukan oleh rakyat biasa, sedangkan diplomasi dilakukan oleh pihak asing

Kunci Jawaban : B. Perjuangan fisik memberi daya tawar (bargaining power) dan posisi kuat bagi diplomat Indonesia di meja perundingan untuk membuktikan bahwa Republik Indonesia masih eksis

(4) Pada Perjanjian Linggarjati (1947), Belanda secara de facto hanya mengakui kekuasaan Republik Indonesia atas wilayah Jawa, Sumatra, dan Madura. Dampak politis mendasar dari hasil perjanjian ini bagi internal bangsa Indonesia adalah...

A. Memicu pro-kontra di kalangan tokoh bangsa yang berujung pada jatuhnya Kabinet Sutan Sjahrir

B. Seluruh rakyat Indonesia merayakan kemenangan diplomasi tanpa adanya pertentangan

C. Belanda langsung menarik seluruh pasukannya dari tanah air secara serentak

D. Terbentuknya negara kesatuan yang diakui oleh seluruh anggota Dewan Keamanan PBB

E. Pembentukan tentara gabungan antara TNI dan KNIL di bawah komando Belanda

Kunci Jawaban : A. Memicu pro-kontra di kalangan tokoh bangsa yang berujung pada jatuhnya Kabinet Sutan Sjahrir

(5) Ketika Belanda melancarkan Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 dan menawan Presiden Soekarno serta Wakil Presiden Mohammad Hatta di Yogyakarta, langkah taktis-politis paling krusial yang menyelamatkan keberlangsungan negara Republik Indonesia adalah...

A. Menyerahkan kedaulatan Indonesia secara penuh kepada Dewan Keamanan PBB

B. Pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi oleh Sjafruddin Prawiranegara atas mandat Presiden

C. Menginstruksikan seluruh pimpinan militer untuk menyerahkan diri kepada tentara Belanda

D. Memindahkan ibu kota negara ke Luar Negeri, yaitu ke New Delhi, India

E. Mengajak Belanda untuk melakukan penggabungan wilayah menjadi federasi Uni Soviet

Kunci Jawaban : B. Pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi oleh Sjafruddin Prawiranegara atas mandat Presiden

(6) Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang diprakarsai oleh TNI di bawah pimpinan Letkol Soeharto dan Sultan Hamengkubuwono IX memiliki makna geostrategis yang sangat besar di tingkat internasional, yaitu...

A. Berhasil mengusir tentara Belanda secara permanen dari wilayah Jawa Tengah

B. Membuktikan kepada dunia internasional dan PBB bahwa TNI serta eksistensi Negara Republik Indonesia masih ada dan kuat

C. Memaksa Belanda untuk membayar ganti rugi perang kepada pemerintah Indonesia

D. Menghancurkan seluruh benteng pertahanan utama milik tentara NICA di Indonesia

E. Membuat PBB memberikan sanksi militer berupa penyerangan langsung ke negara Belanda

Kunci Jawaban : B. Membuktikan kepada dunia internasional dan PBB bahwa TNI serta eksistensi Negara Republik Indonesia masih ada dan kuat

(7) Peran Kurir dan Pejuang Wanita pada masa perang kemerdekaan sering kali tidak terlihat di garis depan pertempuran utama, namun memiliki kontribusi vital. Analisis bentuk kontribusi strategis mereka dalam mendukung perjuangan adalah...

A. Menjadi pimpinan utama dalam negosiasi perundingan dengan Komisi Tiga Negara (KTN)

B. Menyusupkan informasi intelijen, menyuplai logistik makanan, serta mengobati pejuang yang terluka di dapur umum dan rumah sakit gerilya

C. Membeli persenjataan berat dari negara-negara tetangga secara sembunyi-sembunyi

D. Mengambil alih kepemimpinan komando BKR saat para komandan ditangkap Belanda

E. Menyusun teks undang-undang dasar untuk negara-negara bagian buatan Belanda

Kunci Jawaban : B. Menyusupkan informasi intelijen, menyuplai logistik makanan, serta mengobati pejuang yang terluka di dapur umum dan rumah sakit gerilya

(8) Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag tahun 1949 menghasilkan keputusan pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda. Namun, terdapat satu masalah teritorial yang belum terselesaikan dan menjadi sengketa berlarut-larut, yaitu...

A. Penentuan batas wilayah laut di Selat Malaka

B. Status kedaulatan atas wilayah Irian Barat (Papua) yang ditangguhkan penyelesaiannya satu tahun kemudian

C. Penyerahan kota Surabaya dari kekuasaan Sekutu kepada Indonesia

D. Pembagian pulau Kalimantan menjadi wilayah Indonesia dan Malaysia

E. Penetapan wilayah ibu kota negara di Jakarta atau Yogyakarta

Kunci Jawaban : B. Status kedaulatan atas wilayah Irian Barat (Papua) yang ditangguhkan penyelesaiannya satu tahun kemudian

(9) Pembentukan Negara-Negara Bagian (seperti Negara Pasundan, Negara Indonesia Timur, dll) oleh Van Mook merupakan bagian dari strategi devide et impera Belanda. Tujuan utama Belanda memecah wilayah Indonesia menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS) adalah...

A. Membantu rakyat daerah agar dapat mengurus pemerintahan sendiri secara mandiri

B. Melemahkan posisi dan pengaruh Republik Indonesia dengan mengepungnya menggunakan negara-negara boneka bentukan Belanda

C. Mempercepat proses modernisasi ekonomi di wilayah-wilayah luar Pulau Jawa

D. Memenuhi tuntutan Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan konflik

E. Menyerahkan kekuasaan secara bertahap kepada tokoh-tokoh lokal di daerah

Kunci Jawaban : B. Melemahkan posisi dan pengaruh Republik Indonesia dengan mengepungnya menggunakan negara-negara boneka bentukan Belanda

(10) Keberhasilan diplomasi Indonesia di panggung internasional tidak lepas dari dukungan negara-negara tetangga dan Arab, seperti Mesir dan India. Faktor utama yang mendorong India memberikan dukungan kuat terhadap kemerdekaan Indonesia pada tahun 1946 adalah...

A. Kerjasama militer antar-angkatan perang kedua negara

B. Rasa simpati dan solidaritas atas bantuan "Diplomasi Beras" yang dikirimkan Indonesia saat India mengalami krisis pangan

C. Perjanjian pembagian wilayah kekuasaan di kawasan Samudra Hindia

D. Kesamaan ideologi politik liberal yang dianut oleh pimpinan kedua negara

E. Permintaan resmi dari pemerintah Belanda untuk menengahi konflik

Kunci Jawaban : B. Rasa simpati dan solidaritas atas bantuan "Diplomasi Beras" yang dikirimkan Indonesia saat India mengalami krisis pangan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.