3 Persiapan Penting Pelari untuk Hadapi Maybank Marathon 2026
Thomas August 06, 2026 10:30 AM

Liputan6.com, Jakarta - Hitung mundur menuju Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa resmi dimulai. Kurang dari tiga minggu menjelang race day, sebagian besar pelari mulai memasuki fase tapering atau mengurangi volume latihan untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Namun, menjelang hari perlombaan, latihan fisik bukan lagi satu-satunya faktor yang menentukan hasil akhir. Persiapan menghadapi cuaca, memahami karakteristik lintasan, hingga menjaga kesiapan mental justru menjadi aspek penting yang dapat membantu pelari mencapai garis finis dengan aman.

Sebagai ajang lari pertama di Indonesia yang meraih predikat Elite Label Road Race dari World Athletics, Maybank Marathon dikenal memiliki lintasan dengan kombinasi elevasi dan cuaca tropis Bali yang menantang. Karena itu, strategi sebelum lomba menjadi sama pentingnya dengan kualitas latihan selama berbulan-bulan.

Berikut tiga hal yang perlu dipersiapkan pelari agar dapat tampil maksimal saat Maybank Marathon 2026.

1. Kenali Tantangan Cuaca dan Kontur Rute Bali

Cuaca dan karakteristik rute menjadi dua tantangan utama di Maybank Marathon. Meski udara pagi di Bali dapat terasa sejuk, kelembapan tinggi, suhu yang meningkat setelah matahari terbit, serta elevasi yang menantang dapat membuat tubuh bekerja lebih keras dari perkiraan. Cuaca juga dapat berubah secara tiba-tiba, termasuk hujan yang membuat permukaan jalan lebih licin dan memengaruhi kenyamanan maupun strategi berlari.

Karena itu, pelari perlu beradaptasi dengan berbagai kondisi sejak masa latihan, tidak hanya panas dan lembap, tetapi juga kemungkinan berlari dalam kondisi basah. Gunakan pakaian yang ringan dan cepat kering, topi atau visor, serta perlengkapan yang sudah pernah diuji saat latihan.

Pastikan juga strategi hidrasi telah direncanakan dengan baik, baik melalui air maupun minuman elektrolit, tanpa menunggu rasa haus muncul. Yang terpenting, tetap peka terhadap kondisi tubuh dan bersiap menyesuaikan pace apabila cuaca atau kondisi rute berbeda dari perkiraan.

Mental dan Perlengkapan Lari

2. Perang Mental Saat Mulai Ingin Menyerah

Maraton adalah tantangan mental sekaligus fisik. Ketika fisik mulai terasa lelah di kilometer-kilometer terakhir, ketahanan mental akan menjadi penentu. Pikiran sering kali menggoda untuk menyerah lebih cepat daripada kemampuan tubuh yang sebenarnya.

Cara persiapannya antara lain melakukan visualisasi lintasan dan menyiapkan strategi pacing serta nutrisi yang matang agar energi kamu tetap terjaga. Kamu juga bisa mempersiapkan hal-hal yang dapat membantu mentalmu saat menghadapi fase "hitting the wall". Hal ini bisa berupa mendengarkan musik atau podcast, janji untuk lari bareng bersama teman atau pasangan agar dapat saling menyemangati, atau mengingat untuk terus bergerak.

Ketika mental siap, tantangan seberat apa pun di jalur lari akan terasa lebih ringan.

Dengan kesiapan mental yang baik, tantangan di sepanjang lintasan akan terasa lebih mudah untuk dihadapi.

3. Sepatu Baru, Gel Baru, Risiko Baru!

Hari lomba bukan waktunya mencoba hal baru. Pastikan seluruh perlengkapan mulai dari pakaian, kaus kaki, sepatu, energi gel, hingga minuman isotonik yang akan dikonsumsi sudah pernah digunakan saat latihan dan terasa cocok dengan tubuh

Idealnya, lakukan simulasi menggunakan perlengkapan yang sama pada sesi long run. Dengan begitu, risiko lecet, rasa tidak nyaman, atau cedera akibat gear yang belum teruji dapat diminimalkan.

Road to Maybank Marathon Bekali Pelari Hadapi Race Day

Road to Maybank Marathon
Road to Maybank Marathon

Semangat mempersiapkan diri secara menyeluruh menjadi fokus dalam rangkaian Road to Maybank Marathon bersama adidas Indonesia. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan berbagai strategi menghadapi tantangan saat hari perlombaan.

Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan, mengatakan bahwa menjelang marathon, pelari sebaiknya tidak lagi berfokus menambah porsi latihan, melainkan memastikan kesiapan tubuh dan mental.

"Pada pekan-pekan terakhir menjelang marathon, fokus pelari seharusnya bukan lagi menambah porsi latihan, melainkan memastikan tubuh dan pikiran siap menghadapi berbagai kondisi di race day. Melalui Road to Maybank Marathon bersama adidas Indonesia, kami ingin membantu pelari memahami tantangan tersebut agar mereka dapat Train Smart. Race Safe. Finish Strong," ujar Bambang Irawan.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan marathon bukan hanya ditentukan oleh intensitas latihan, tetapi juga kemampuan pelari mempersiapkan diri menghadapi berbagai situasi yang tidak dapat diprediksi.

Ajang Marathon Berstandar Dunia

Maybank Marathon in Partnership with Visa telah mengantongi predikat Elite Label Road Race dari World Athletics sejak 2020. Sertifikasi tersebut menjadi pengakuan internasional atas kualitas penyelenggaraan ajang marathon ini.

Selain menjadi ajang kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON), Maybank Marathon juga masuk dalam rangkaian Abbott WMM Wanda Age Group World Rankings serta tercatat dalam official race directory Boston Marathon.

Sejumlah penghargaan bergengsi juga telah diraih, di antaranya masuk dalam daftar "Remarkable Races in the World that One Must Participate Before You Die" versi The Active, "The 52 Best Races on Earth" versi Runner's World, penghargaan Best Marathon 2016, Best Half-Marathon 2015, Most Popular Sport Event 2018 versi TheVenue, hingga Race dengan Sustainable Campaign Terfavorit dalam Readers Choice Awards 2024 oleh Runhoodmag.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.